BBPJN Kaltim: Proyek Jalan Nasional di Kubar Sesuai Kontrak Multiyears

  • 13 Feb 2026 21:34 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) menjelaskan, pelaksanaan pekerjaan ruas Sp. Blusuh - Sp. Damai - Barong Tongkok - Mentiwan saat ini masih berada pada tahapan awal sesuai kontrak multiyears 2025-2027.

Hal ini disampaikan, menyikapi pertanyaan masyarakat terkait kelanjutan proyek perbaikan jalan di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), termasuk ruas jalan yang melintas di wilayah Kecamatan Muara Lawa.

Melalui Satker PJN 1 Kaltim pada PPK 1.8, BBPJN Kalimantan Timur, saat ini tengah melaksanakan paket kontrak dengan skema multiyears contract 2025-2027. Kontrak pekerjaan tersebut telah resmi ditandatangani pada 17 Desember 2025.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJN Kaltim, Andi M. Ruli, menjelaskan, paket pekerjaan ini mencakup berbagai jenis penanganan komprehensif, mulai dari rekonstruksi jalan, rehabilitasi mayor dan minor jalan, pemeliharaan rutin kondisi jalan, pemeliharaan rutin jalan, hingga pemeliharaan rutin dan berkala jembatan.

Ia menegaskan, tahapan pekerjaan saat ini memang masih difokuskan pada penanganan sementara. Pekerjaan tersebut berupa penutupan lubang dan perataan badan serta bahu jalan.

“Langkah ini kami lakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan distribusi barang dan jasa di wilayah Kubar dan sekitarnya, sekaligus menghindari potensi kecelakaan lalu lintas,” kata Ruli, Jumat 13 Februari 2026.

Penanganan sementara tersebut lanjutnya, merupakan bagian dari tahapan kontrak sembari menunggu selesainya pemasangan Batching Plant dan Asphalt Mixing Plant (AMP), serta terbitnya hasil desain mix formula material dari laboratorium.

"Setelah seluruh fasilitas produksi siap dan melalui tahapan uji laik operasi serta kalibrasi, pekerjaan permanen berupa perkerasan semen beton atau rigid pavement dan pengaspalan akan segera dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan," ujarnya.

Ruli memastikan, seluruh proses berjalan sesuai mekanisme, tahapan teknis, serta ketentuan kontrak yang berlaku dalam skema multiyears.

“Kami mengharapkan doa dan dukungan penuh dari masyarakat Kalimantan Timur pada umumnya dan masyarakat Kutai Barat pada khususnya agar kegiatan pekerjaan ini berjalan lancar, tepat mutu, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ucapnya.

Rekomendasi Berita