Tak Ada Jembatan, Feri Penyeberangan Jadi Satu-satunya Akses Warga Tering Lama

  • 12 Mar 2026 23:21 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Warga di wilayah Tering Lama, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) masih bergantung pada feri penyeberangan untuk menyeberangi Sungai Mahakam menuju ibu kota kabupaten.

Hingga kini belum tersedia jembatan penghubung, sehingga transportasi sungai menjadi satu-satunya akses bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Setiap hari, feri penyeberangan di sekitar area pelabuhan Tering itu melayani warga yang hendak beraktivitas, mulai dari bekerja, bersekolah hingga menuju pusat pemerintahan Kabupaten Kubar di kawasan Kecamatan Barong Tongkok.

Salah seorang warga, Lukas, mengatakan masyarakat yang tinggal di Tering Lama memang tidak memiliki pilihan lain selain menyeberangi Sungai Mahakam untuk menuju ibu kota kabupaten.

“Kalau kami dari Tering Lama mau ke Sendawar atau ke pusat kota, harus menyeberang dulu. Tidak ada jalan lain karena memang belum ada jembatan,” kata Lukas, Kamis 12 Maret 2026.

Hal serupa disampaikan warga lainnya, Lawai. Ia menuturkan feri penyeberangan sudah lama menjadi sarana utama bagi masyarakat untuk membawa kendaraan maupun barang kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, keberadaan feri sangat membantu mobilitas warga yang setiap hari harus melintasi Sungai Mahakam untuk berbagai keperluan.

“Kalau tidak ada feri, kami susah. Karena semua aktivitas harus lewat penyeberangan ini,” ujar Lawai.

Keberadaan penyeberangan feri ini menjadi bukti bahwa transportasi sungai masih memegang peranan penting bagi masyarakat di sepanjang Sungai Mahakam, khususnya di wilayah Kecamatan Tering.

Rekomendasi Berita