Kadin Lirik Investasi Energi Terbarukan di IKN
- 02 Mar 2026 22:18 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Nusantara - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), terutama di sektor energi terbarukan dan infrastruktur.
Hal ini ditegaskan Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, saat menghadiri pelantikan Putri Ananda Nur Ramadhani sebagai Ketua Umum Kadin Kalimantan Timur masa bakti 2025–2030 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Senin, 2 Maret 2026.
Anindya mengapresiasi perubahan IKN yang kini tampak lebih asri dan aktif. Ia menyebut Kadin siap menjawab tantangan pemerintah untuk terlibat dalam pembangunan gedung Parlemen, Yudikatif, hingga sektor jasa industri terkait.
Potensi Energi Hijau 1.700 MW
Menurutnya, salah satu fokus utama Kadin adalah mendukung target Provinsi Kalimantan Timur dalam mengembangkan energi terbarukan hingga 1.700 MW pada tahun 2030. Anindya melihat IKN memiliki potensi luar biasa untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai motor ekonomi yang berkelanjutan.
“Kami akan siap berkolaborasi untuk membuat IKN, Kaltim, dan Indonesia menjadi ekonomi yang berkelanjutan,” ucap Anindya.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyambut baik komitmen Kadin. Menurutnya, peran Kadin sangat vital karena dunia usahalah yang menciptakan lapangan kerja, sementara pemerintah hanya berperan dalam regulasi dan pendanaan melalui APBN.
“Dan saya kira apa yang saya sampaikan kepada Pak Anindya tadi, kalau kami dari otorita hanya dari APBN itu untuk regulasi dan financing, tapi yang menciptakan lapangan kerja itu adalah Kadin. Jadi saya kira kolaborasi ini harus dilakukan,” katanya.
Meski membuka pintu sinergi, Basuki menekankan bahwa tidak ada keistimewaan bagi anggota Kadin. Semua peluang kerja sama harus melalui proses yang transparan.
“Tapi bukan berarti anggota Kadin mempunyai keistimewaan karena semua mempunyai peluang yang sama. Jadi kalau mau melakukan pekerjaan kita lakukan seperti aturan yang ada dengan transparansi dan kompetensi serta kompetisi,” ucap Basuki menambahkan.
Basuki berharap kehadiran Kadin di Nusantara mampu menjalankan peran sebagai "Public Relations" yang membuktikan kepada publik bahwa pembangunan ibu kota terus berjalan maju hingga mencapai target sebagai ibu kota politik tahun 2028.
“Jadi saya kira semua akan kita lakukan itu. Terima kasih semuanya. Selamat bekerja bagi Bu Putri dan jajaran dan timnya untuk membawa Kadin Kalimantan Timur menjadi Kadin kejayaan Kalimantan Timur melalui Nusantara,” ujar Basuki.

Ketua Umum Kadin Kaltim terpilih, Putri Ananda Nur Ramadhani, menyatakan komitmennya untuk mengemban amanah tersebut dan mendorong pengusaha daerah agar mampu bersaing dalam menyongsong pembangunan IKN.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pak Anindya dan pak Basuki, kami akan mengemban amanah ini sebaik-baiknya,” kata Putri.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, turut menambahkan saat ini Kaltim berada pada fase strategis. Ia berharap Kadin Indonesia dan Kaltim dapat bersinergi mengambil peran tanggung jawab dalam mengelola peluang investasi di sektor energi, infrastruktur, hingga pengembangan kawasan ekonomi.
“Kami sangat berharap sekali pada Kadin, khususnya Kadin Indonesia dan Kalimantan Timur untuk bisa bersinergi, serta mengambil peran tanggung jawab itu,” ucap Rudy.