PLN Dukung Hunian Danantara Aceh Tamiang Siap Huni
- 02 Jan 2026 11:19 WIB
- Semarang
KBRN, Aceh: PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) Aceh Tamiang. Dukungan mencakup infrastruktur dan penyambungan listrik seluruh unit terbangun.
Langkah ini menjadi bagian komitmen negara mempercepat pemulihan pascabencana. Huntara menyediakan prasarana dasar bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan kesiapan PLN mendukung pembangunan Huntara. “PLN siap melaksanakan arahan Pemerintah melalui Danantara Indonesia untuk memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan Huntara,” katanya melalui siaran pers, Jumat(2/1/2026).
“Setiap unit hunian yang telah selesai dibangun, kami pastikan listriknya juga sudah tersedia dan dapat langsung menyala, sehingga masyarakat bisa segera menempati tempat tinggalnya dengan aman dan nyaman,” lanjutnya.
Saat ini, PLN telah menyiapkan infrastruktur kelistrikan, seperti pembangunan trafo, jaringan listrik, dan kWh meter seluruh hunian yang telah terbangun. Sebelumnya, Darmawan juga mendampingi Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria mengawal proges pembangunan Huntara Aceh Tamiang dan infrastruktur kelistrikannya.
Sementara, CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menyatakan, pembangunan Huntara secara nasional ditargetkan 15.000 unit. Lokasi tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam tiga bulan ke depan.
“Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas sejak awal. Capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya,” ujar Rosan.
Rosan menekankan Huntara bukan sekadar solusi jangka pendek. Hunian ini menjadi jembatan menuju hunian permanen dan pemulihan ekonomi masyarakat.
Presiden RI Prabowo Subianto turut mengapresiasi progres pembangunan Huntara beserta infrastruktur pendukung. Sinergi lintas kementerian, Danantara Indonesia, dan Pemda dinilai menghasilkan kemajuan signifikan.
Sebanyak 600 unit akan diserahkan ke Pemda pada 8 Januari 2026. Hunian ini nantinya diberikan kepada warga terdampak bencana.
“Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian. Semua pihak telah bekerja dengan gemilang, dengan cepat,” ujar Presiden Prabowo.