PLN Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan Pascabencana Sumut
- 09 Des 2025 09:48 WIB
- Semarang
KBRN, Jakarta: PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 100% sistem kelistrikan yang terdampak banjir dan longsor di Sumatra Utara (Sumut), Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, Minggu (7/12/2025). Sumut menjadi wilayah terakhir yang kembali menyala dan menandai tuntasnya pemulihan pascabencana yang melanda sejak 25 November 2025 tersebut.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, keberhasilan pemulihan ini merupakan hasil kerja keras antara petugas PLN dan seluruh unsur yang memperkuat dukungan di lapangan. “Tantangannya luar biasa, tetapi semangat untuk menghadirkan terang bagi rakyat jauh lebih besar,” ujar Darmawan dalam siaran pers, Selasa (9/12/2025).
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumut, Mundhakir menjelaskan, proses pemulihan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan, kecepatan, dan ketepatan. Pihaknya menerjunkan 949 personel dengan prosedur keamanan ketat.
“Banyak titik hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki sambil membawa material berat. Petugas harus menyusuri tebing, jalur berlumpur, hingga wilayah terisolasi,” ucap Mundhakir.
Ia menambahkan, 103 penyulang yang sebelumnya terdampak kini telah kembali beroperasi sepenuhnya. PLN memastikan seluruh pelanggan di wilayah terisolir akan segera menyala secara bertahap.
Menurutnya, rampungnya pemulihan ini tidak hanya keberhasilan teknis. Akan tetapi, bukti bahwa kolaborasi lintas pihak mampu menembus medan tersulit.
Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas PLN yang bekerja tanpa lelah meski menghadapi medan ekstrem dan risiko tinggi. “Listrik tentunya sangat membantu agar aktivitas warga tidak terhambat dan pembersihan rumah dapat dilakukan dengan cepat,” ujarnya.
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim PLN yang terus berupaya memulihkan kelistrikan di tengah kondisi darurat bencana. Dedikasi PLN sangat berarti bagi masyarakat, terutama di wilayah yang masih terisolasi.
"Komitmen mereka luar biasa. Kami juga telah menerima bantuan berupa 20 genset untuk melistriki desa yang masih terisolir,” ujar Gus Irawan.