Keteladanan Guru Kunci Sukses Pendidikan di SMPN 13

  • 21 Feb 2026 08:37 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID,Tual – Keterbatasan sarana dan prasarana bukan menjadi alasan bagi SMP Negeri 13 Kota Tual untuk berhenti berinovasi. Meski saat ini aktivitas persekolahan masih berstatus menumpang, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para tenaga pendidik untuk memberikan kualitas pendidikan terbaik bagi para siswa.

Kepala SMPN 13 Tual, Natalia Rengiar, S.Pd., mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi bukan hanya soal fasilitas, melainkan juga menjaga konsistensi dan integritas guru.

Beliau selalu menekankan kepada para guru agar tidak hanya sekadar datang, mengajar, kemudian kemmbali pulang ke Rumah .

"Guru harus memberikan value atau nilai yang tidak bisa digantikan oleh teknologi secanggih apa pun. Jika hanya ingin tahu tentang sistem pencernaan, anak-anak bisa mencarinya di Google atau AI.

Namun, sentuhan karakter dan nilai kehidupan hanya bisa diberikan oleh seorang guru," ujar Natalia dalam sebuah diskusi hangat.

Natalia juga menerapkan filosofi Ki Hajar Dewantara, di mana guru diibaratkan sebagai petani yang merawat kebunnya. Untuk mengubah budaya sekolah, beliau memilih metode keteladanan.

Mulai dari datang lebih awal hingga memungut sampah di lingkungan sekolah secara langsung, yang akhirnya memicu kesadaran mandiri baik dari guru maupun siswa.

"Kita tidak bisa terus-menerus marah. Dengan memberikan contoh kecil secara konsisten, perlahan budaya positif dan kesadaran itu akan tumbuh dengan sendirinya," pungkasnya optimis.

Rekomendasi Berita