Kemenhaj Luruskan Isu Penundaan Umrah Jamaah Sampang

  • 12 Mar 2026 15:37 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sampang, Sayfuddin, meluruskan isu yang beredar mengenai penundaan perjalanan umrah jamaah asal Sampang.

Ia menegaskan bahwa informasi tersebut muncul akibat kesalahpahaman dalam penyampaian data jumlah jamaah yang tengah melaksanakan ibadah umrah pada bulan ini.

"Awalnya pihaknya hanya diminta memberikan data jumlah jamaah umrah asal Sampang yang sedang menjalankan ibadah. Data tersebut kemudian dikirimkan kepada pihak yang meminta, namun dalam pemberitaan selanjutnya muncul kesan seolah-olah jamaah umrah tidak dapat berangkat atau bahkan tidak dapat kembali ke tanah air,"jelasnya Kamis 12 Maret 2026.

Menurutnya, kondisi sebenarnya di lapangan justru berjalan normal tanpa kendala berarti. Perjalanan ibadah umrah jamaah asal Sampang masih berlangsung seperti biasa, baik yang sedang berada di Tanah Suci maupun yang telah kembali ke Indonesia.

"Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sampang, sekitar 156 jamaah umrah tercatat menjalankan ibadah pada bulan ini melalui beberapa biro perjalanan. Para jamaah tersebut diberangkatkan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh masing-masing travel,"katanya.

Dijelaskannya sebagian jamaah bahkan telah kembali ke Kabupaten Sampang. Sebanyak 17 jamaah dari PT Saida Aisyah Wisata tiba di Sampang pada 10 Maret 2026, sedangkan 46 jamaah dari PT Purnama Mubina Jaya kembali pada 12 Maret 2026 setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

"Sementara itu, sebanyak 48 jamaah dari PT Arfa Travel dan Tour dijadwalkan kembali ke Sampang pada 22 Maret 2026. Para jamaah tersebut saat ini masih berada di Tanah Suci untuk melanjutkan rangkaian ibadah umrah,"ungkapnya.

Sayfuddin menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada kendala dalam perjalanan ibadah umrah jamaah asal Sampang. Ia juga menekankan bahwa pemerintah hanya mengeluarkan imbauan kepada calon jamaah untuk mempertimbangkan penundaan keberangkatan sementara waktu menyusul situasi konflik di kawasan Timur Tengah.

"Hingga saat ini tidak ada larangan bagi jamaah untuk berangkat maupun pulang ke tanah air, itu hanya imbauan saja," ucapnya.

Rekomendasi Berita