Republik Dominika Peringati Hari Kemerdekaan ke-182 Tahun

  • 27 Feb 2026 06:58 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Santo Domingo - Pemerintah Republik Dominika memperingati hari kemerdekaan ke-182 dengan serangkaian protokol kenegaraan yang dipusatkan di ibu kota Santo Domingo. Peringatan tahunan pada 27 Februari 2026 ini menjadi momentum bagi Presiden untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban di depan Majelis Nasional.

Berdasarkan konstitusi negara, pidato kepresidenan merupakan agenda wajib yang disiarkan langsung melalui kanal resmi pemerintah. Selain pidato politik, Kementerian Pertahanan (MIDE) juga menyelenggarakan parade militer besar-besaran di Avenida George Washington sebagai simbol kekuatan kedaulatan negara.

Sejarah mencatat bahwa Republik Dominika memproklamasikan kemerdekaannya pada 27 Februari 1844 setelah 22 tahun berada di bawah pendudukan Haiti. Portal Pemerintah Republik Dominika menyebutkan bahwa pergerakan ini dipimpin oleh organisasi rahasia bernama 'La Trinitaria' yang diinisiasi oleh para pendiri bangsa.

Tokoh kunci seperti Juan Pablo Duarte, Matías Ramón Mella, dan Francisco del Rosario Sánchez dihormati sebagai 'Padres de la Patria'. Peristiwa heroik dimulai saat Matías Ramón Mella melepaskan tembakan legendaris 'Trabucazo' di gerbang Puerta del Conde yang menandai lahirnya republik tersebut.

Prosesi peringatan juga mencakup penghormatan pahlawan melalui peletakan karangan bunga di Altar de la Patria, tempat makam para pendiri bangsa berada. Kementerian Luar Negeri Republik Dominika (MIREX) menegaskan bahwa protokol ini merupakan bentuk menjaga marwah sejarah bangsa yang berakar pada perjuangan kemerdekaan.

Selain aspek formal, bulan Februari juga menjadi puncak perayaan budaya melalui 'Carnaval Dominicano' yang diakui secara internasional. UNESCO mencatat bahwa parade topeng tradisional 'Diablos Cojuelos' pada hari kemerdekaan merupakan ekspresi budaya unik yang memperkuat identitas nasional masyarakat Dominika.

Musik Merengue, yang telah terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO sejak 2016, senantiasa mengiringi kemeriahan perayaan di seluruh penjuru negeri. Perpaduan antara nilai patriotik dan tradisi karnaval menjadikan 27 Februari sebagai hari paling signifikan dalam kalender sosial dan politik negara tersebut.

Penting untuk membedakan Republik Dominika dengan negara persemakmuran Dominika yang beribu kota di Roseau. Mengacu pada data profil negara anggota PBB, Republik Dominika merdeka pada 27 Februari dari Haiti, sementara Dominika merdeka pada 3 November dari Inggris.

Dari sisi ekonomi, Republik Dominika saat ini memegang posisi sebagai ekonomi terbesar di kawasan Karibia menurut data Bank Dunia tahun 2023. Momentum kemerdekaan ini sering digunakan oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat untuk memperkuat kemitraan strategis dalam berbagai kerja sama bilateral di wilayah tersebut.

Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Dominika tahun 2026 ini pun berakhir dengan parade udara dan laut yang disaksikan ribuan warga di sepanjang pesisir Malecón. Semangat kemerdekaan 1844 tetap menjadi fondasi utama bagi stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi negara di jantung Karibia tersebut.

Rekomendasi Berita