Gubernur Kaltim Dorong Pendidikan Anak Pulau Terluar
- 17 Jan 2026 06:57 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Berau – Kunjungan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud ke Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Jumat (16/1/2026), bukan sekadar ajang silaturahmi. Agenda tersebut menyasar peningkatan konektivitas, pendidikan, dan keberlanjutan lingkungan di wilayah terluar Kalimantan Timur.
Pertanyaan polos seorang siswa SMA Negeri 9 Maratua, Raihan, membuka dialog hangat di ruang kelas. “Apa tujuan Bapak ke Maratua?” tanyanya. Dengan senyum, Gubernur Harum menjelaskan alasan kedatangannya.
“Kami berkunjung ke Maratua untuk meresmikan rute penerbangan baru dari Bandara Kalimarau Berau ke Bandara Maratua, agar akses kunjungan wisata semakin meningkat. Itu yang pertama,” ujar Harum. Namun, kunjungan ini tak berhenti pada konektivitas dan pariwisata semata.
“Kedua, kami ingin melihat langsung sekolah yang dibangun Pemprov Kaltim, memastikan sekolah ini operasional dan layak digunakan, serta memastikan anak-anak di sini memperoleh pendidikan berkualitas untuk masa depan lebih baik,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur didampingi Anggota Komisi VI DPR RI Sarifah Suraidah memberikan apresiasi kepada siswa berprestasi yang menempati peringkat 1, 2, dan 3 di kelas X, XI, dan XII. Bagi Pemprov Kaltim, perhatian terhadap pendidikan di wilayah terluar menjadi investasi jangka panjang. Melalui program Gratispol, pemerintah memastikan anak-anak Maratua dan seluruh Kalimantan Timur memiliki kesempatan setara menempuh pendidikan hingga jenjang tinggi, tanpa terhalang jarak atau biaya.
Sebelum bertemu siswa, Gubernur Harum bersama jajaran perangkat daerah Setdaprov Kaltim melaksanakan Salat Jumat di Masjid Babussalam Maratua. Usai salat, ia menyampaikan arahan kepada jamaah, menekankan pentingnya keramahan terhadap wisatawan dan pelestarian lingkungan.
“Pembukaan rute penerbangan baru dari Berau ke Maratua akan membawa lebih banyak wisatawan ke pulau kecil yang kaya keindahan ini. Mari kita jaga dan rawat alam Maratua mulai dari hutan, danau, pantai, hingga laut. Kepada nelayan, tangkap ikan dengan metode ramah lingkungan. Surga kecil ini titipan kita semua untuk dijaga bersama,” ucap Harum.
Gubernur Harum juga berinteraksi hangat dengan anak-anak di Kampung Teluk Harapan, Maratua. Kehadiran negara melalui pembangunan sekolah, peningkatan akses transportasi, dan perhatian terhadap lingkungan perlahan merajut harapan masa depan pendidikan, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat di pulau terluar Kaltim.