Jalan Penghubung Kubar–Mahulu Ditarget Tuntas 2026

  • 13 Jan 2026 20:52 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan penanganan ruas jalan penghubung Tering, Kabupaten Kutai Barat, hingga Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu, sepanjang 31,53 kilometer akan tuntas pada tahun 2026. Infrastruktur strategis ini diharapkan memperlancar konektivitas serta distribusi barang dan jasa ke wilayah pedalaman.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, melalui rilis resmi di laman kaltimprov.go.id menegaskan komitmen tersebut dengan mengalokasikan anggaran APBD 2026 sebesar Rp90 miliar untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan jalan yang tersisa.

“Jalan ini harus tuntas. Kita tidak boleh menunda karena masyarakat Mahakam Ulu sangat membutuhkan akses jalan yang layak,” ujar Rudy Mas’ud saat peresmian segmen 1 hingga 4 ruas jalan Tering–Ujoh Bilang, dikutip Selasa (13/1/2026).

Saat ini masih terdapat sembilan titik yang belum tertangani akibat kondisi medan yang berat. Pada tahun anggaran 2025, Pemprov Kaltim telah menyelesaikan penanganan sepanjang 23,91 kilometer dengan konstruksi rigid pavement. Sementara sisa ruas sepanjang 7,65 kilometer akan dilanjutkan pengerjaannya pada tahun ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim, Aji Fitra Firnanda, menjelaskan bahwa penanganan jalan tersebut telah dilakukan secara bertahap sejak 2023. Khusus pada 2025, pengerjaan dibagi dalam empat paket dengan total panjang efektif mencapai 19,28 kilometer.

“Sisa 7,65 kilometer akan kami tuntaskan pada 2026. Targetnya sebelum akhir tahun seluruh ruas jalan sudah tertangani dengan baik,” katanya.

Dengan rampungnya jalur penghubung Kutai Barat–Mahakam Ulu, waktu tempuh yang selama ini panjang dan sangat bergantung pada kondisi cuaca diharapkan dapat berkurang secara signifikan. Akses yang lebih aman dan nyaman diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat di wilayah perbatasan Kaltim.

Rekomendasi Berita