Komisi IV DPR RI Soroti Pembangunan SKPT Sabang

  • 10 Apr 2025 01:07 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Siti Hediati Soeharto menyoroti proses pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Kota Sabang. Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Provinsi Aceh, Rabu (9/4/2025).

Menurut Titiek Soeharto, pembangunan pelabuhan perikanan yang sudah dimulai sejak tahun 2017 itu seharusnya sudah rampung dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya nelayan. Namun hingga kini, progresnya dinilai masih sangat minim.

“Sudah dari 2017, ini sudah 2025, tapi baru kerangkanya saja. Dermaganya pun belum rampung. Ini jelas terlalu lambat dan harus segera dipacu,” tegas Titiek.

Titik Suharto Didampingi Langsung Oleh Pj Wali Kota Sabang Saat Meninjau Lokasi Pembangunan SKPT Sabang. Foto: RA

Ujarnya lagi, SKPT Sabang merupakan salah satu proyek strategis nasional yang mendapatkan dukungan dana hibah dari Pemerintah Jepang. Namun, delapan tahun berselang, fasilitas tersebut belum dapat memberikan kontribusi nyata bagi sektor kelautan dan perikanan setempat.

“Kita tadi sudah lihat langsung di lapangan, dan akan kita cari tahu apa masalah sebenarnya. Tapi yang jelas, saya sudah tekankan, bantuan hibah seperti ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan dikorupsi, jangan diselewengkan. Jangan sampai kita malu, sudah diberi bantuan tapi tidak dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Titiek juga menyampaikan telah menugaskan anggota Komisi IV DPR RI asal Aceh, Ir. H. Teuku Abdul Khalid, untuk mengawal proyek-proyek yang tertunda di Kota Sabang, termasuk penyelesaian SKPT agar segera dapat digunakan.

Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, rombongan Komisi IV turut meninjau kawasan konservasi di Titik Nol Kilometer Indonesia. Ia menyoroti potensi tumpang tindih kewenangan pengelolaan antara tiga pihak yang merasa berhak atas kawasan tersebut.

Rekomendasi Berita