BMKG Deteksi 143 Titik Panas di Provinsi Riau
- 15 Mar 2026 18:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan titik panas di Provinsi Riau. Total terdapat 143 titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah dengan konsentrasi tertinggi di Kabupaten Pelalawan.
"Jumlah tersebut berdasarkan pembaruan data hingga Sabtu (14/3) pukul 23.00 WIB," kata Prakirawan BMKG Pekanbaru Bella R. Adelia, Minggu, 15 Maret 2026.
Ia menjelaskan titik panas terbanyak berada di Pelalawan mencapai 49 titik berdasarkan pemantauan satelit terbaru. Selain Pelalawan, titik panas juga terpantau di Bengkalis sebanyak 37 titik dan Rokan Hilir 27 titik.
Kemudian Kota Dumai tercatat 14 titik, Kepulauan Meranti sembilan titik, serta Siak tiga titik. Sementara Kabupaten Indragiri Hilir dan Kampar masing-masing tercatat satu titik panas dalam pemantauan BMKG.
BMKG juga mencatat jarak pandang di sejumlah wilayah Riau menurun pada Minggu pagi. Di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru jarak pandang terpantau sekitar empat kilometer dengan kondisi kabur.
Jarak pandang di Bandara Japura Indragiri Hulu juga sekitar empat kilometer berdasarkan pengamatan cuaca. Sementara di Kabupaten Pelalawan jarak pandang mencapai enam kilometer dan di Kampar sekitar tujuh kilometer.
Secara keseluruhan di Pulau Sumatra terdeteksi 222 titik panas berdasarkan pemantauan satelit BMKG. Provinsi Riau menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak dibanding provinsi lain di Sumatra.
Provinsi Kepulauan Riau tercatat 30 titik panas disusul Sumatera Selatan sebanyak 13 titik. Kemudian Sumatera Barat terpantau 12 titik panas dan Jambi sekitar 10 titik.
Kepulauan Bangka Belitung mencatat lima titik panas sedangkan Bengkulu terdapat empat titik. Sementara Aceh terdeteksi tiga titik panas serta Sumatera Utara dan Lampung masing-masing satu titik.
Beberapa wilayah di Riau dilaporkan mengalami kebakaran hutan dan lahan dalam beberapa hari terakhir. Di Kabupaten Kampar tim gabungan masih melakukan pemadaman agar api tidak meluas mendekati permukiman warga.
Kebakaran juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Gaung Kabupaten Indragiri Hilir serta Teluk Meranti Pelalawan. Selain itu kebakaran lahan terjadi di Tanah Putih Rokan Hilir dan Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis.
Pemerintah Provinsi Riau memperkuat langkah penanganan karhutla melalui operasi udara dan pemadaman darat. Upaya tersebut meliputi modifikasi cuaca serta pengerahan tim gabungan untuk mengendalikan kebakaran.