BPIP Ajak Mahasiswa Purwokerto Perkuat Ideologi Pancasila
- 12 Mar 2026 16:24 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Ratusan mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto mengikuti kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Gedung Graha Widyatama Unsoed, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Peran Mahasiswa Mewujudkan Nilai-nilai Pancasila dalam Rangka Membangun Peradaban Bangsa Menuju Indonesia Raya”.
Kepala BPIP, Prof. Yudian Wahyudi, mengatakan kegiatan sosialisasi ini penting untuk mengingatkan kembali peran mahasiswa dalam sejarah perjuangan bangsa. Menurutnya, mahasiswa memiliki kontribusi besar dalam perjalanan kemerdekaan hingga lahirnya Pancasila sebagai dasar negara.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman ideologi Pancasila di kalangan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. Selain itu, forum ini juga menjadi ruang dialog untuk mendorong implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Mahasiswa memiliki peran penting dalam perjuangan kemerdekaan hingga lahirnya Pancasila dan Proklamasi. Purwokerto juga merupakan salah satu kota strategis dalam sejarah perjuangan kemerdekaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan pemahaman ideologi Pancasila kepada generasi muda perlu terus dilakukan agar nilai-nilai kebangsaan tetap terjaga. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan sekaligus penjaga nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika perkembangan zaman.
Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP, Prof. Agus Mohammad Najib, mengatakan pihaknya secara rutin menggelar kegiatan sosialisasi Pancasila di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, sejak era reformasi, perhatian terhadap penguatan ideologi Pancasila sempat berkurang. Oleh karena itu, BPIP berupaya mengembalikan Pancasila sebagai roh dan jiwa bangsa Indonesia melalui berbagai program edukasi, khususnya kepada generasi muda.
“Kami ingin para mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan mampu menjiwai nilai-nilai Pancasila. Dengan begitu, ketika mereka menjadi pemimpin bangsa, mereka dapat mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam penyelenggaraan negara,” katanya.
Sementara itu, salah seorang mahasiswa Unsoed yang juga Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Unsoed, Elfreda Yodha Wardoyo, menyambut positif kegiatan pembinaan ideologi tersebut. Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan bagi mahasiswa sangat penting di tengah berbagai tantangan global yang dihadapi generasi muda saat ini.
“Harapan saya ini bisa membubuhkan semangat kebangsaan dan wawasan nasional bagi para pemuda dan mahasiswa untuk terus bertahan dan berjuang di segala lini baik Pendidikan maupun yang lainnya,” ujaranya.
Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya dilakukan di satu kampus, tetapi juga menjangkau lebih banyak perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di seluruh Indonesia. Dengan demikian, semangat nasionalisme dan pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda.