Wagub Pastikan Stok BBM dan LPG Kalbar Aman

  • 13 Mar 2026 13:33 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Kalimantan Barat dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan Wagub saat konferensi pers bersama jajaran Pertamina dan aparat penegak hukum di Kantor Gubernur Kalbar, guna meluruskan berbagai informasi yang beredar di masyarakat terkait kelangkaan BBM dan LPG.

Krisantus menegaskan masyarakat tidak perlu panik ataupun melakukan pembelian bahan bakar secara berlebihan karena pasokan tetap tersedia. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya.

Menurutnya, kepanikan masyarakat justru dapat memicu antrean panjang di SPBU dan berpotensi merugikan masyarakat luas.

“Pemerintah Provinsi Kalbar meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Kami juga mengingatkan para spekulan agar tidak memanfaatkan situasi sehingga menyebabkan kelangkaan BBM di SPBU,” kata Krisantus, Jum’at, 13 Maret 2026.

Sementara itu, Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat, Widhi Tri Ardhi Hidayat memastikan distribusi BBM di Kalbar berjalan lancar dan stok dalam kondisi aman.

Pertamina, kata Widhi, telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri dengan menyalurkan BBM selama 24 jam dari depot Pontianak serta mengoperasikan sejumlah SPBU strategis selama 24 jam.

“Selain itu, Pertamina juga menambah stok BBM di seluruh SPBU di Kalimantan Barat untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat,”jelasnya.

Ia menjelaskan pasokan BBM ke Kalbar tetap terjaga karena kapal tanker pengangkut BBM secara rutin tiba di Depot Pontianak setiap dua hingga tiga hari sekali.

“Distribusi BBM juga diperkuat dari Depot Sintang untuk memenuhi kebutuhan di wilayah timur Kalimantan Barat seperti Sanggau dan Sintang,”imbuhnya.

Pertamina juga telah mengaktifkan Satgas Ramadan dan Idul Fitri sejak 9 Maret hingga 1 April 2026 untuk memastikan kelancaran distribusi energi selama periode Ramadan dan mudik Lebaran.

Dalam operasi tersebut, Pertamina menyiapkan tambahan armada distribusi berupa mobil tangki, termasuk dukungan armada dari Pulau Jawa guna memperkuat penyaluran BBM di wilayah Kalbar.

Rekomendasi Berita