Satgas Yon Parako 466 Pasgat Tebar Humanisme di Aboy

  • 09 Mar 2026 11:58 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Satgas Yon Parako 466 Pasgat bersama Yonif 753 menjaga keamanan sekaligus membantu masyarakat pedalaman Distrik Aboy Papua.

Kehadiran Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Yonif 753 di Distrik Aboy, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah. Para prajurit juga aktif menebar nilai-nilai kemanusiaan kepada masyarakat pedalaman yang tinggal di wilayah tersebut.

"Pemandangan menyejukkan terlihat dalam berbagai kegiatan prajurit saat menjalankan tugas di distrik yang dikelilingi hutan belantara itu. Selain menjaga stabilitas keamanan, prajurit juga memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik,"ungkap Komandan Pos Satgas Yon Parako 466, Kapten Pas Irfam Fachrisham, Senin, 9 Maret 2026.

Satgas Yon Parako 466 Pasgat menjalankan tugas ganda yang sama pentingnya, yakni menjaga keamanan wilayah sekaligus membantu menjaga kelancaran distribusi logistik bagi warga pedalaman.

"Di lapangan terbang Distrik Aboy, sejumlah prajurit tampak melakukan penjagaan ketat terhadap aktivitas penerbangan. Fasilitas ini menjadi salah satu akses vital bagi masyarakat setempat," tegasnya.

Komandan Pos Satgas Yon Parako 466, Kapten Pas Irfam Fachrisham, mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan kelancaran aktivitas pesawat perintis yang menjadi andalan masyarakat.

“Pengamanan fasilitas publik yang sangat vital ini dilakukan untuk memastikan kelancaran aktivitas penerbangan pesawat berbadan kecil. Pesawat perintis menjadi satu-satunya akses tercepat untuk mengangkut logistik, obat-obatan, dan mobilitas warga di daerah terisolir,” ujarnya.

Setiap kali pesawat perintis mendarat, suasana yang sebelumnya penuh kewaspadaan berubah menjadi hangat. Prajurit Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Yonif 753 terlihat berbaur bersama masyarakat yang datang menyambut pesawat.

Mereka turut membantu proses penurunan barang logistik agar berjalan aman dan tertib. Kehadiran prajurit juga memberi rasa aman bagi warga yang menggantungkan kebutuhan hidup dari pasokan yang datang melalui jalur udara tersebut.

Tidak hanya bertugas di sekitar landasan, prajurit juga melakukan patroli simpatik ke permukiman warga. Mereka menyambangi rumah-rumah panggung sederhana yang sebagian besar terbuat dari kayu dan dedaunan.

Dalam suasana penuh keakraban, prajurit bercengkerama dengan masyarakat. Mereka juga membagikan makanan ringan kepada warga, terutama anak-anak yang tampak antusias menyambut kehadiran para prajurit.

Senyum dan tawa anak-anak pedalaman saat bersalaman dengan “Bapak Tentara” menjadi pemandangan yang menyentuh hati. Hal ini sekaligus mencerminkan eratnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat di wilayah perbatasan.

Melalui pendekatan humanis, kehadiran TNI di wilayah terdepan Indonesia tidak hanya menjaga keamanan. Lebih dari itu, prajurit juga berupaya menghadirkan rasa aman, membantu masyarakat, serta memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal di pelosok negeri.

Baca juga: Satgas Yon Parako 466 Lakukan Pengamanan Berlapis di Kawasan Bandara

Rekomendasi Berita