Aparat Amankan Proses Kedatangan Pesawat Perintis di Bomakia
- 05 Mar 2026 15:46 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Sebuah pesawat perintis jenis Cessna Caravan mendarat dengan selamat di bandara perintis Bomakia, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, pada Kamis, 5 Maret 2026. Kedatangan pesawat tersebut mendapat pengamanan ketat dari personel Satgas Yon Parako 466 dan Satgas Yonif 403 yang telah bersiaga di sekitar landasan sejak sebelum pendaratan.
Pesawat membawa logistik dan perlengkapan kebutuhan masyarakat yang sangat dibutuhkan di wilayah pedalaman tersebut. Proses pendaratan berjalan lancar dan pesawat berhenti di apron kecil bandara.
Sejumlah personel Satgas mengamankan area sekitar runway untuk memastikan situasi tetap kondusif selama kedatangan pesawat berlangsung. Hal ini penting agar distribusi logistik berjalan aman dan tertib.
Setelah mesin pesawat dimatikan, petugas keamanan bandara bersama kru pesawat langsung melakukan proses bongkar muat barang dari kabin. Barang-barang berupa tas, paket, dan logistik kemudian didistribusikan ke masyarakat setempat.
Menurut Danpos Satgas Yon Parako 466, Letda Pas Arya Wahyu Megantara, “Pengamanan dilakukan sebagai bagian dari prosedur standar dalam setiap aktivitas penerbangan di wilayah tertentu. Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, mulai dari pendaratan hingga distribusi logistik.”
.webp)
Masyarakat setempat menyambut baik kedatangan pesawat perintis tersebut. Salah seorang warga, Maria Tek mengatakan, “Kehadiran pesawat ini sangat membantu kami memperoleh kebutuhan pokok dan menunjang aktivitas ekonomi di daerah yang sulit dijangkau transportasi darat.”
Bandara perintis seperti Bomakia memiliki peran vital sebagai jalur utama distribusi logistik dan mobilitas masyarakat, terutama di wilayah yang akses daratnya masih terbatas. Dengan koordinasi antara aparat keamanan dan petugas bandara, operasional penerbangan perintis diharapkan dapat terus berjalan aman, rutin, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pedalaman.
Baca juga: Prajurit Korpasgat Tangguh Menghadapi Medan dan Cuaca Ekstrem