Distribusi Vaksin dan Obat Hewan Capai 37 Ribu Unit
- 12 Mar 2026 10:11 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau menyalurkan berbagai logistik kesehatan hewan ke sejumlah kabupaten dan kota selama Februari 2026. Penyaluran ini dilakukan untuk memperkuat layanan kesehatan hewan sekaligus mendukung upaya pengendalian penyakit ternak di daerah.
Kepala Dinas PKH Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan distribusi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan ketersediaan obat-obatan, vaksin, serta peralatan medis bagi petugas kesehatan hewan di lapangan.
“Penyaluran logistik kesehatan hewan ini bertujuan mendukung pelayanan kesehatan ternak di daerah serta memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hewan,” ujar Mimi Yuliani Nazir, Rabu 11 Maret 2026.
Berdasarkan laporan distribusi Februari 2026, total logistik kesehatan hewan yang disalurkan mencapai 37.299 unit yang terdiri dari berbagai jenis obat, vitamin, vaksin, hingga perlengkapan medis veteriner.
Logistik tersebut didistribusikan ke sejumlah wilayah di Provinsi Riau, antara lain Kabupaten Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, Siak, serta Kota Dumai dan Pekanbaru. Selain itu, sebagian logistik juga disalurkan ke UPT Inseminasi Buatan Ternak (IBT).
Untuk jenis vaksin, Dinas PKH Riau menyalurkan beberapa vaksin penyakit strategis ternak, seperti vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), vaksin Jembrana, vaksin rabies, serta vaksin Septicemia Epizootica (SE).
Selain vaksin, berbagai obat-obatan hewan juga disalurkan, di antaranya antibiotik, antiparasit, analgesik, serta multivitamin untuk mendukung kesehatan ternak. Peralatan medis seperti jarum suntik, spuit, dan perlengkapan medis lainnya turut disertakan dalam distribusi tersebut.
Tidak hanya itu, sejumlah perlengkapan pendukung seperti sarung tangan medis, masker, alkohol, mineral blok untuk ternak, hingga beberapa jenis obat hewan juga disalurkan kepada petugas kesehatan hewan di daerah.
Mimi menegaskan ketersediaan obat dan vaksin sangat penting untuk menjaga kesehatan ternak sekaligus mengantisipasi penyebaran penyakit hewan menular yang berpotensi merugikan peternak.
Ia berharap dengan distribusi logistik tersebut, pelayanan kesehatan hewan di kabupaten dan kota dapat berjalan lebih optimal serta mampu menjaga produktivitas ternak masyarakat.
Ke depan, Dinas PKH Riau akan terus melakukan distribusi logistik kesehatan hewan secara berkala sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Langkah ini dilakukan agar upaya pengendalian penyakit hewan di Provinsi Riau dapat berjalan maksimal.