Polda Sulteng Gelar Latihan Pra Ops Ketupat Tinombala 2026
- 12 Mar 2026 13:10 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) melalui Biro Operasi (Roops) menggelar kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Tinombala 2026, Rabu, 11 Maret 2026 sore, di Aula Rupatama Lantai 1 Polda Sulteng.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr. Endi Sutendi yang diwakili Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Sulteng Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom.
Latpraops ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama momentum perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Latihan Pra Operasi Kita Tingkatkan Kemampuan dan Profesionalisme Polri dalam Pelayanan Perayaan Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 guna Memelihara Keamanan Dalam Negeri” tersebut turut dihadiri Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulteng Kombes Pol Agung Try Widiantoro.
Selain itu, kegiatan juga diikuti para peserta Latpraops Ketupat Tinombala 2026 serta personel Polres jajaran yang mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting.
Latihan pra operasi ini bertujuan menyamakan pola pikir dan pola tindak seluruh personel yang akan terlibat dalam Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Tinombala 2026.
Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan serta keterampilan personel Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, khususnya selama masa arus mudik dan perayaan Idul Fitri.
Selain itu, Latpraops juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi seluruh personel yang terlibat dalam operasi agar dapat bekerja secara terpadu dalam mencapai tujuan pengamanan yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta menerima berbagai materi pembekalan dari sejumlah satuan kerja di lingkungan Polda Sulteng yang mendukung pelaksanaan operasi, di antaranya Direktorat Intelkam, Biro Operasi, Direktorat Samapta, Direktorat Lalu Lintas, Satuan Brimob, serta Bidang Hubungan Masyarakat.
Diketahui, Operasi Ketupat Tinombala 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono mengatakan, Latpraops merupakan langkah penting dalam mempersiapkan seluruh personel yang akan terlibat dalam Operasi Ketupat Tinombala 2026.
Menurutnya, melalui latihan tersebut diharapkan setiap personel memahami tugas, fungsi, serta langkah-langkah strategis yang harus dilakukan di lapangan, sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan optimal.
“Latpraops ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh personel yang akan terlibat dalam Operasi Ketupat Tinombala 2026, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh rangkaian pengamanan Idul Fitri dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Kami berharap dengan kesiapan yang matang melalui Latpraops ini, pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2026 dapat berjalan maksimal sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.