Sekda Muba Pastikan 13 Posko Mudik 2026 Layani Pemudik Secara Humanis

  • 18 Mar 2026 06:27 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Muba - Ketangguhan infrastruktur mudik di jalur lintas Sumatra kini menghadapi ujian nyata seiring meningkatnya volume kendaraan menjelang Lebaran. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin merespons tantangan ini dengan menyiagakan posko terpadu yang mengedepankan sisi kemanusiaan bagi para pelancong.

Sekretaris Daerah Muba, Syafaruddin, meninjau langsung kesiapan Posko Terpadu di Desa Epil dan Kecamatan Babat Supat pada Selasa, 17 Maret 2026. Sekda mewakili Bupati Muba, Toha Tohet, untuk memastikan seluruh fasilitas pelayanan publik berfungsi optimal di lapangan.

Sejumlah pejabat teras dan unsur pimpinan kecamatan mendampingi Sekda dalam inspeksi mendadak tersebut. Rombongan ini melibatkan Plt Kadishub M. Hatta, Camat Lais Heru Kharisma, hingga perwakilan Dinas Kominfo dan Satpol PP.

Syafaruddin memeriksa ketersediaan personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan tenaga medis di setiap titik. Sekda mengapresiasi kelengkapan personel yang bersiaga penuh untuk menjaga keamanan serta kenyamanan arus mudik tahun ini.

"Alhamdulillah, kami melihat personel di setiap pos sudah lengkap dan sangat siap melayani pemudik," kata Syafaruddin saat memberikan keterangan. Semua unsur lintas instansi telah berkolaborasi secara solid guna mengantisipasi segala kemungkinan di jalur lintas.

Pemerintah daerah memberikan perhatian khusus pada keberadaan tenaga kesehatan yang harus bersiaga selama 24 jam. Syafaruddin menegaskan bahwa tim medis tidak boleh meninggalkan posko demi menangani kondisi darurat atau kelelahan pemudik.

"Petugas medis harus mengatur jadwal piket dengan cermat agar tidak terjadi kekosongan layanan di posko," tegasnya kembali. Syafaruddin juga meminta armada ambulans tetap dalam kondisi prima dan siap bergerak cepat setiap saat.

Pihak pemerintah mengimbau para pemudik untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas istirahat yang tersedia di sepanjang jalur Muba. Posko-posko ini menyediakan informasi rute perjalanan, layanan kesehatan gratis, hingga tempat pemulihan stamina yang representatif.

Kapolsek Lais, Syawaludin, menjelaskan bahwa sedikitnya tujuh personel Polri memperkuat pengamanan di setiap titik pantau. Dukungan tambahan juga datang dari anggota Pramuka dan Dinas Perhubungan untuk mengatur kelancaran lalu lintas secara dinamis.

Pihak kepolisian melaporkan bahwa kondisi arus lalu lintas di wilayah Musi Banyuasin masih menunjukkan tren yang stabil. "Kami belum melihat adanya penumpukan kendaraan yang berarti di titik-titik rawan kemacetan," ungkap Syawaludin.

Kabupaten Muba sendiri telah mengoperasikan total 13 posko yang tersebar strategis di Jalan Lintas Timur dan Lintas Tengah. Penempatan posko ini mencakup area perkotaan, akses jalan tol, hingga titik keramaian yang memiliki risiko kerawanan tinggi.

Syafaruddin menutup rangkaian tinjauan dengan memberikan bingkisan motivasi kepada para petugas yang sedang berdinas. Aksi nyata ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengawal keselamatan warga hingga sampai di kampung halaman dengan selamat.

Rekomendasi Berita