Gubernur Sumsel Pimpin Rakor Kesiapan Operasi Ketupat Musi
- 13 Mar 2026 07:02 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memimpin rapat koordinasi lintas sektoral untuk mematangkan kesiapan Operasi Ketupat Musi 2026. Pertemuan tersebut membahas langkah antisipasi arus mudik serta pelayanan masyarakat selama Idul Fitri 1447 Hijriah.
Rapat koordinasi berlangsung di Griya Agung Palembang, Kamis 12 Maret 2026. Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan terkait.
Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah membahas sinkronisasi langkah pengamanan arus mudik. Selain itu, dibahas pula pelayanan bagi masyarakat yang tetap berada di Sumatera Selatan selama libur Lebaran.
Sebagai bentuk kepedulian pemerintah provinsi, Herman Deru kembali meluncurkan program mudik gratis bagi masyarakat. Program ini disiapkan untuk membantu warga yang akan pulang ke kampung halaman.
Pemerintah menyiapkan 29 armada bus dengan kapasitas 1.041 penumpang. Selain itu disediakan layanan kereta api melalui dua jurusan utama.
Dua jalur kereta api tersebut meliputi rute Kertapati-Lubuk Linggau dan Kertapati–Tanjung Karang. Total kapasitas layanan kereta api mencapai 2.912 pemudik.
Selain pelayanan bagi pemudik, Herman Deru juga menyoroti kenyamanan masyarakat yang tidak melakukan perjalanan mudik. Ia meminta penataan lalu lintas dilakukan secara optimal.
“Kita harus memastikan kesiapan semuanya. Untuk Dinas Perhubungan, saya minta atur mobil-mobil besar yang parkir di bahu jalan lintas,” katanya.
Ia meminta kendaraan besar yang parkir di bahu jalan segera ditertibkan. Langkah tersebut diperlukan agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
“Jika perlu tambahkan rambu-rambu agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Selatan Panji Krisna Wardana melaporkan pihaknya telah mempercepat perbaikan jalan. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran arus mudik.
“Kami telah menyiapkan 18 posko di sepanjang jalan nasional. Fokus kami saat ini menutup lubang jalan secara maksimal,” ujarnya.
Ia menambahkan alat berat dan personel juga telah disiagakan di sejumlah titik strategis. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi kejadian darurat maupun bencana alam selama arus mudik.