SAR Palembang Kirim 15 Personel ke Lokasi Banjir Sumbar
- 01 Des 2025 09:08 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali menunjukkan komitmennya dalam merespons cepat kondisi kedaruratan yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Menyikapi bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir, Basarnas memastikan seluruh unsur SAR tetap siaga dan siap diperbantukan untuk memperkuat operasi di wilayah terdampak.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menegaskan bahwa percepatan pengiriman bantuan personel merupakan langkah strategis untuk memastikan operasi pencarian dan pertolongan berlangsung efektif. Ia secara resmi memerintahkan Kantor SAR Palembang memberangkatkan 15 personel rescuer lengkap dengan peralatan SAR guna memperkuat operasi yang telah berjalan sejak awal kejadian.
“Basarnas mengerahkan kekuatan dari berbagai UPT, termasuk Kantor SAR Palembang, untuk mendukung percepatan penanganan di Sumatera Barat. Semakin cepat unsur SAR tambahan bergerak, semakin besar peluang kita meminimalkan risiko dan memperluas jangkauan operasi,” ujar Syafii dalam keterangannya, Kamis (27/11/2025).
Pada Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB, 15 personel rescuer Kantor SAR Palembang resmi diberangkatkan dari markas setempat. Keberangkatan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin. Rombongan menuju Sumatera Barat melalui jalur darat dengan estimasi waktu tempuh sekitar 30 jam, membawa peralatan SAR darat dan air yang disiapkan untuk menghadapi kondisi medan bencana.
Raymond menjelaskan bahwa penguatan personel dari Palembang merupakan bagian dari upaya kolaboratif Basarnas untuk mendukung percepatan evakuasi dan penanganan korban. Menurutnya, situasi bencana di Sumatera Barat membutuhkan dukungan maksimal agar operasi di lapangan tetap berjalan optimal meski cuaca dan akses wilayah kerap menjadi tantangan.
“Dengan hadirnya tim dari Palembang, kami berharap proses pencarian, pertolongan, serta pemulihan kondisi masyarakat terdampak dapat berlangsung lebih cepat dan terkoordinasi. Semua personel telah dibekali kemampuan teknis dan peralatan sesuai kebutuhan operasi,” kata Raymond saat melepas keberangkatan tim.
Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Basarnas Pusat, Kantor SAR Padang, serta unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Kolaborasi lintas instansi dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan di wilayah terdampak banjir. Basarnas memastikan seluruh unsur tetap siaga hingga kondisi darurat dinyatakan aman dan aktivitas masyarakat kembali normal.