Wajah Baru Pendidikan Madrasah: Kemenag Sodorkan Kurikulum Berbasis Cinta

  • 12 Mar 2026 11:38 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyodorkan konsep baru terkait pendidikan melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Selama tiga hari, 12-14 Maret 2026, para kepala madrasah digembleng untuk memahami konsep tersebut di Asrama Haji Al-Mabrur.

Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, Yusi Abdhian, menjelaskan, saat ini pendidikan mulai bergeser dari sekadar mengejar skor akademik menuju penguatan karakter dan spiritualitas siswa. Menurutnya, KBC merupakan program untuk menyuntikkan nilai-nilai itu ke ruang kelas.

Lewat kurikulum itu, madrasah ditargetkan mencetak generasi yang tak hanya lihai secara intelektual, tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap sesama dan lingkungan. Kecerdasan spiritual juga diharapkan menjadi fondasi utama bagi siswa dalam mencintai tanah air secara lebih humanis.

"Kemenag berkomitmen memperkuat mutu pendidikan madrasah. Bukan hanya membangun kecerdasan kognitif dan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, nilai moral, dan spiritualitas," ucapnya, Kamis 12 Maret 2026.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Kanwil Kemenag Kalteng, Achmad Farichin, mengerahkan para kepala madrasah negeri dan wakil bidang kurikulum dalam pelatihan ini. Mereka didorong untuk segera mengintegrasikan nilai-nilai KBC agar atmosfer belajar di sekolah menjadi lebih efektif.

"Kegiatan ini diikuti oleh 85 peserta. Mareka terdiri dari 43 Kepala Madrasah Negeri dan 42 orang Guru atau Wakil Kepala Bidang Kurikulum yang mendampingi," urai Farichin.

Ia juga menjelaskan, pelatihan tersebut menuntut peserta melahirkan rancangan pembelajaran konkret, bukan sekadar menumpuk teori di atas kertas. Target akhirnya jelas yakni mentransformasi madrasah menjadi lingkungan pendidikan yang ramah anak dan penuh kasih.

Rekomendasi Berita