Kantor Urusan Haji Jeddah Kawal Kepulangan Jemaah Umrah Indonesia

  • 09 Mar 2026 11:03 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kantor Urusan Haji Jeddah terus melakukan pendampingan jemaah umrah Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz. Fokus utama tim saat ini adalah mengawal proses kepulangan jemaah ke tanah air.

Staf Teknis Haji, M. Ilham Effendy, menyatakan tim lapangan melakukan monitoring terhadap pergerakan jemaah yang masih menunggu jadwal terbang. Pemantauan dilakukan di seluruh area layanan bandara, guna memastikan kondisi jemaah dalam kondisi baik.

“Pemantauan dilakukan secara menyeluruh di area layanan bandara. Kami juga terus melakukan pendataan terhadap jemaah yang tertahan kepulangannya serta berkoordinasi dengan pihak travel dan otoritas terkait agar proses pemulangan dapat segera diselesaikan,” kata Ilham, dalam keterangan tertulisnya, Senin 9 Maret 2026.

Tim juga mendata jemaah yang tertahan kepulangannya sambil berkoordinasi intensif dengan pihak travel dan otoritas bandara. Langkah ini diambil agar ketidakpastian jadwal dapat segera teratasi dan proses pemulangan kembali normal.

Data Satgas Bandara per 7 Maret 2026 mencatat sebanyak 341 jemaah dari berbagai biro perjalanan masih menunggu kepastian tiket. Untuk sementara, para jemaah tersebut diinapkan di sejumlah hotel di Jeddah dan Makkah demi menjamin kenyamanan mereka.

Di tengah kendala tersebut, proses pemulangan massal tetap berlangsung melalui maskapai Saudia Airlines, Garuda Indonesia, Lion Air, dan IndiGo. Tercatat sebanyak 1.665 jemaah telah dijadwalkan terbang kembali ke Indonesia pada Sabtu (7/3) melalui Bandara Jeddah.

Hingga saat ini, total 17.447 jemaah umrah Indonesia secara keseluruhan telah berhasil dipulangkan dari Arab Saudi. Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak dalam mengatur lalu lintas penerbangan yang padat.

Selain di bandara, tim juga memberikan pendampingan khusus bagi 33 jemaah di Makkah yang masih menunggu kepastian administrasi travel. Mereka mendapatkan jaminan akomodasi hotel selama proses pengurusan tiket kepulangan berlangsung.

Ilham menegaskan bahwa pihaknya terus mendesak pihak travel agar segera memberangkatkan jemaah tanpa memberikan beban biaya tambahan. Koordinasi dengan otoritas terkait di Arab Saudi diperkuat guna mencari solusi tercepat bagi jemaah yang tertahan.

Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan rasa aman dan nyaman. “Kami terus mengupayakan solusi terbaik melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak, agar jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman dan nyaman,” ucap Ilham, mengakhiri.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita