Tingkatkan SDM Pemkab MURA Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa
- 02 Jan 2025 09:38 WIB
- Palangkaraya
KBRN Palangka Raya : Pemerintah Kabupaten Murung Raya sangat serius dalam membangun dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerahnya agar, nantinya mereka mampu menjawab tantangan Pembangunan ke depan di era globalisasi saat ini.
Untuk itu Pemerintah Kabupaten Murung Raya telah memberikan bantuan beasiswa bagi para peserta didik yang berprestasi dan menempuh Pendidikan sampai ke perguruan tinggi.
Satu desa mendapatkan alokasi bantuan sebanyak 10 orang per desa untuk 116 Desa. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Murung Raya Putu Suranta.M.AP kepada RRI saat silaturahmi dengan jajaran Manajemen RRI Palangka Raya. Menurut Putu Suranta.M.AP bantuan beasiswa tersebut per orang sebesar Rp.10.000.000,- untuk tahun 2024 lalu, sedangkan untuk tahun 2025 telah dialokasikan anggaran beasiswa yang lebih besar mencapai Rp.15.000.000,- per orang.
“ Bantuan beasiswa untuk tahun 2024 lalu bagi para mahasiswa sebesar Rp.10.000.000,- per orang. Sedangkan untuk tahun 2025 besaran beasiswa ditingkatkan menjadi Rp.15.000.000,- per orang untuk 116 desa, dimana per desa mendapatkan alokasi 10 orang mahasiswa , yang diharapkan dengan beasiswa tersebut dapat membantu meringankan biaya perkualihan para mahasiswa tersebut.”
Putu Suranta M.AP mengharapkan dengan bantuan tersebut dapat meringankan beban biaya perkuliahan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikannya di sejumlah Perguruan Tinggi.
DIakui Putu Suranta salah satu tantangan dalam pengembangan sumber daya manusia adalah sebaran penduduk Di Kabupaten Murung Raya yang sangat tidak merata dan terpencar-pencar dengan Lokasi pemukiman penduduk yang sangat berjauhan, bahkan ada yang sampai beberapa hari jarak tempuh nya dari Kota Puruk Cahu ibukota Kabupaten Murung Raya.
Kondisi tersebut merupakan tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemerataan pendidikan di daerahnya. Karena Pemukiman yang sangat jauh tersebut terkadang sulit untuk di deteksi untuk di data guna mengetahui sampai sejauh mana kualitas pendidikan dan pemerataan tingkat pendidikan masyarakatnya.