SPMB 2026 di Sumbar Gunakan Empat Jalur, Skema Tidak Banyak Berubah

  • 11 Mar 2026 07:26 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 di Sumatera Barat dipastikan tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sistem penerimaan murid tetap menggunakan empat jalur utama dengan pengaturan kuota tertentu pada setiap jenjang pendidikan.

Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sumatera Barat, Muslihuddin, penerimaan murid baru dilakukan melalui empat jalur, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. “Setiap jalur memiliki porsi kuota yang berbeda sesuai dengan jenjang sekolah,” ujar Muslihuddin Selasa 10 Maret 2026.

Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), jalur domisili ditetapkan paling sedikit 70 persen dari total daya tampung. Sementara jalur afirmasi paling sedikit 15 persen, dan jalur mutasi paling banyak 5 persen, sedangkan jalur prestasi tidak diterapkan pada jenjang ini.

Pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), jalur domisili dialokasikan paling sedikit 40 persen. Kemudian jalur prestasi paling sedikit 25 persen, jalur afirmasi paling sedikit 20 persen, serta jalur mutasi paling banyak 5 persen dari total penerimaan siswa.

Sementara itu untuk Sekolah Menengah Atas (SMA), kuota jalur domisili paling sedikit 30 persen. Jalur prestasi dan jalur afirmasi masing-masing juga paling sedikit 30 persen, sedangkan jalur mutasi dibatasi paling banyak 5 persen.

Muslihuddin menilai pelaksanaan SPMB tahun sebelumnya di Sumatera Barat berlangsung relatif kondusif. “SPMB tahun kemarin di Sumatera Barat itu cukup aman, walaupun mungkin ada sedikit catatan kita” ujarnya.

Muslihuddin mengajak pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di sektor pendidikan diminta melakukan persiapan secara matang. Tujuannya agar pelaksanaan SPMB 2026 berjalan objektif, transparan, dan tertib sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Rekomendasi Berita