Maestro Tari Kotemporer Nasional, Ery Mefri Tutup Usia
- 12 Feb 2026 12:04 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang: Maestor Tari Kontemporer Indonesia, asal Sumatera Barat (Sumbar), Ery Mefri tutup usia pada Rabu, 11 Februari 2026 siang. Kabar duka tersebut disampaikan teman dekatnya Khairul Jasmi (KJ) yang mendapat kabar dari Rio Mefri, anak Ery dan istri almarhum, Angga Mefri.
“Uda Ery telah pergi,” kata istrinya, Angga. Ia meminta maaf kepada semua kawan dan kenalan Ery Mefri.
Ery Mefri adalah salah satu koreografer berpengaruh di Indonesia dalam beberapa dekade terakhir. Ia mendirikan Nan Jombang Dance Company pada 1983 dan melalang buana bersama grup tari ini sejak 2007 dengan telah tampil di puluhan panggung tari di empat benua di dunia: Asia, Amerika, Eropa dan Australia.
Ery lahir di Saniangbaka, Kabupaten Solok pada 23 Juni 1958, dengan darah seni telah lahir dari orang tuanya. Ery adalah anak maestro seni tari tradisi Jamin Manti Jo Sutan (Manti Menuik) dan Nurjanah, yang dikenal luas aktif di dunia tari Sumbar sejak awal 1980.
Ery telah mewarnai dunia khazanah kesenian Sumbar, Indonesia dan dunia dengan lebih dari seratus karya. Sejak 2000-an, karya-karya Ery menguat kepada tari kontemporer yang berakar seni tradisi Minangkabau.
Karya-karya ini yang diminati publik dunia, sehingga bersama Nan Jombang, Ery telah diminta tampil dari panggung ke panggung di berbagai belahan dunia. Tercatat, empat tari Ery Mefri yang paling banyak tampil di luar negeri, antara lain Sarikaik, Rantau Berbisik, Sang Hawa dan Tarian Malam.
Berbekal pengalaman dan keinginan mengembangkan Khazanah tari, Ery kemudian membangun gedung pementasan Nan Jombang di kawasan Kuranji, Kota Padang yang juga merupakan tempat kediamannya. Di gedung pementasan ini, setiap tanggal 3 ia memberikan panggung pada seniman lokal dan seniman tradisi untuk menampilkan karya mereka, selama belasan tahun terakhir.
Namun, masalah kesehatan dalam beberapa bulan terakhir, menghambatnya untuk hadir secara fisik di panggung tari Sumbar. Namun pada 11 Februari 2026, sang maestro menutup usianya dalam usia 67 tahun.