Pemkab Mentawai Dorong PLN Tuntaskan Layanan Listrik di Sipora

  • 07 Mar 2026 12:29 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai bersama PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat (Sumbar) menyepakati solusi untuk mempercepat pemulihan pasokan energi listrik di Pulau Sipora. Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana mengatakan, untuk jangka pendek PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padang telah mendatangkan dua unit mesin genset tambahan dari Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara dan Palembang, Sumatera Selatan.

“Barusan kami juga mencapai kesepakatan untuk solusi jaringan listrik ini dengan general manager PLN UID Sumbar, salah satunya membeli genset baru dan beberapa sudah dalam mobilisasi ke Tuapeijat dan upaya pemeliharaan dengan pembangkit saat ini agar tidak terjadi pemadaman berturut-turut dan opsi terakhir pembangunan pembangkit baru di Sioban," kata Rinto Wardana, Sabtu, 7 Maret 2026.

Rinto menjelaskan, telah mendorong PLN untuk memastikan kehandalan daya listrik pada ring satu layanan publik pemerintahan daerah. “Kami sudah menyampaikan, mulai dari titik 0 Tuapeijat sampai kilometer 10,11 dan 12 itu menjadi kawasan ring satu dimana listrik tidak boleh mati, karena kawasan ini objek vital fasilitas pemerintahan seperti server Komunikasi Informatika, Dukcapil hingga RSUD sehingga tidak boleh mati,” ujarnya.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Padang, Dian Widiana memastikan dalam waktu dekat layanan energi listrik di Sipora akan kembali normal. “Kami sudah janjikan kepada Bupati, sampai Minggu 8 Maret 2026 ini semua layanan listrik didaerah ini akan kembali normal,” ujarnya.

Dian menjelaskan, pemadaman lebih dari enam jam sehari di Sipora disebabkan empat unit mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Tuapeijat mengalami gangguan operasional oleh faktor alam dan usia teknis. “ada empat unit dengan kapasitas 1.8 mega watt sedangkan beban sudah yang ada saat ini sudah mencapai 1.85 mega watt dengan kendala mesin yang sudah tua dan memang faktor alam, namun kami sudah memobilisasi genset kontrainer sebanyak 1050 karung dari Medan dan Palembang ke Tuapeijat dan akan di instal dan sinkron segera,” katanya.

Kendala mobilisasi lewat laut dan darat menjadi kendala. “Jadwal kapal dan beberapa mobilisasi lewat darat juga kami lakukan untuk mesin genset bisa sampai dilokasi ini yang menjadi sedikit berbeda dengan daerah lain,” ujarnya.

Mesin tersebut diharapkan dapat membantu menstabilkan pasokan listrik di Pulau Sipora dalam waktu dekat. “Setelah itu tim teknis akan segera melakukan pemasangan agar pasokan listrik dapat kembali normal,” ujar Dian.

Rekomendasi Berita