Fakta Makam Richard Leroy McKinley

  • 24 Nov 2025 05:41 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Di tengah ribuan makam tenang di Arlington National Cemetery, ada satu kuburan yang tidak bisa dibongkar. Bukan karena rahasia negara, tapi karena isinya masih radioaktif.

Richard Leroy McKinley, seorang tentara muda yang jadi korban kecelakaan nuklir pertama dan satu-satunya yang fatal dalam sejarah Amerika. Semua bermula di padang pasir Idaho, 3 Januari 1961, saat reactor eksperimen SL-1 tiba-tiba meledak.

- Richard Leroy Mckinley, Tentara Muda Yang Tubuhnya Masih Memancarkan Radiasi Sejak Kecelakaan Nuklir SL-1 Pada Tahun 1961.

Dalam sepersekian detik, alat yang menghasilkan listrik berenergi lebih dari 20.000 megawatt yang cukup kuat yang membuat system reaktornya meledak dan logamnya terbang.

Ledakan itu menewaskan tiga operator di tempat. Tubuh mereka langsung terpapar radiasi gila-gilaan, dan McKinley jadi salah satu yang paling parah. Saat tim penyelamat dating, mereka bahkan tidak bisa langsung menyentuh jasadnya disebabkan radiasi yang terlalu tinggi.

Para ilmuan berpendapat, jasad McKinley bukan jenazah biasa, karena membakarnya berbahaya, mencucinya juga tidak mungkin, bahkan mendekat pun bisa membuat orang lain ikutr terkena dampak. Tubuh McKinley ibarat “Baterai Nuklir” yang terus memancarkan sisa energi dari tragedy itu.

Baca Juga: Objek Misterius di Laut Baltik

Akhirnya, pada 25 Januari 1961, jasad McKinley dimakamkan dengan cara superketat. Peti mati dilapisi timbal, disegel rapat, dimasukkan ke dalam wadah baja, lalu dikubur dalam dengan beton tebal diatasnya.

Makamnya tercatat di Seksi 31, Plot 472 dan sampai sekarang dikenal sebagai satu-satunya makam radioaktif di Arlington. Bahkan di dokumen militer tertulis peringatan tegas “Jangan Pindahkan Tanpa Izin Resmi”. Ibarat kuburan dengan system keamanan bawaan alam semesta. (Sumber: SL-1)

Rekomendasi Berita