Buka Akses Daerah Terisolir, KASAD TNI: 1.076 Jembatan Akan Dibangun
- 10 Mar 2026 23:01 WIB
- Nias Selatan
RRI.CO.ID, Nias Selatan - Pembangunan jembatan merupakan program prioritas Pemerintah dalam upaya membuka akses bagi daerah terisolir di Indonesia. Keberadaan jembatan dinilai sangat penting untuk memperlancar mobilitas warga sehari-hari.
Oleh karena itu, Pemerintah melalui TNI Angkatan Darat, melakukan pembangunan jembatan di wilayah terisolir ini. Saat ini, TNI telah membangun 220 jembatan di seluruh Indonesia yang 145 jembatan diantaranya berada di daerah bencana.
"Ada 220 jembatan yang sebetulnya sudah jadi di seluruh Indonesia, di daerah bencana ada 145 jembatan," kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, saat peresmian jembatan Bailey di Desa Sifalago Gomo, Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan, Selasa 10 Maret 2026. "Yang akan dibangun atau berproses sebanyak 1.076, jadi setiap hari ada jembatan yang jadi."
Terkait dengan jembatan yang baru diresmikan di Desa itu, ia berharap agar jembatan yang telah dibangun dapat dijaga oleh masyarakat. Ia juga meminta agar memperhatikan beban maksimal yang dapat melintas diatas jembatan.
"Jembatan Bailey ini bisa sampai 10 ton," ungkapnya. "Nanti ada jembatan gantung yang mungkin ada pembatasan tertentu (beban maksimal)."
Kehadiran jembatan ini, tambah Maruli, tidak hanya mempermudah akses masyarakat. Namun juga diharapkan berdampak pada perekonomian warga.
"Untuk mengangkut hasil pertanian juga bisa bermanfaat, nggak perlu mutar-mutar dulu sehingga biayanya lebih besar," ujarnya. "Kalau ada jembatan lebih murah jadinya."
Jembatan Bailey di Desa Sifalago Gomo akhirnya diresmikan penggunaannya oleh KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Jembatan ini merupakan akses penghubung masyarakat di dua Desa di Kecamatan Boronadu.