Kemenkes Gratiskan Perawatan Korban Penyiraman Air Keras

  • 17 Mar 2026 19:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kesehatan memastikan perawatan korban penyiraman air keras ditanggung penuh di RSCM. Langkah ini sebagai bentuk respons cepat negara terhadap korban kekerasan serius.

Korban diketahui merupakan aktivis KontraS Andrie Yunus yang mengalami luka akibat cairan kimia. Ia kini menjalani perawatan intensif di RSCM dengan kondisi yang dilaporkan stabil.

"Iya, ada dirawat di RSCM dan akan kita gratiskan," kata Jubir Kemenkes Widyawati, Selasa, 17 Maret 2026. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan bagi korban.

Peristiwa penyiraman terjadi pada Kamis malam dan sempat menjadi sorotan publik luas. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Pihak RSCM menyatakan kondisi korban tidak dalam keadaan yang mengancam jiwa. Namun, luka yang dialami cukup serius pada beberapa bagian tubuh dan wajah.

Korban datang ke IGD pada Jumat dini hari dengan luka bakar akibat cairan kimia. Area yang terdampak meliputi wajah, leher, dada, punggung, dan kedua lengan.

Selain luka bakar, korban juga mengalami gangguan penglihatan pada mata kanan. Tim medis langsung melakukan pemeriksaan awal dan tindakan stabilisasi kondisi pasien.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya paparan zat kimia bersifat asam pada luka. Penanganan awal dilakukan melalui irigasi untuk menurunkan efek zat kimia.

Perawatan dilakukan oleh tim medis multidisiplin dari berbagai spesialis. Terapi meliputi perawatan luka, antibiotik, antiinflamasi, vitamin, serta pengontrol tekanan mata.

RSCM menegaskan komitmen memberikan pelayanan medis komprehensif bagi kasus trauma kompleks. Penanganan berkelanjutan akan dilakukan sesuai perkembangan kondisi pasien ke depan.

Rekomendasi Berita