Warga Terdampak Bencana Aceh, Senang Kamar Hunian Luas

  • 17 Mar 2026 00:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Pemerintah menyiapkan 365 hunian tetap (huntap) melalui skema rumah bangun kembali di lokasi terdampak bencana (insitu).
  • 2. Ada 70 unit dalam proses pembangunan yang tersebar di tiga lokasi di Kabupaten Bireuen, Aceh yakni Kecamatan Juli, Jangka, dan Peudada
  • 3. Data Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), tiga unit rumah contoh telah selesai dibangun di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Aceh

RRI.CO.ID, Aceh -- Pemerintah menyiapkan 365 hunian tetap (huntap) melalui skema rumah bangun kembali di lokasi terdampak bencana (insitu). Sebanyak 70 unit diantaranya dalam proses pembangunan yang tersebar di tiga lokasi di Kabupaten Bireuen, Aceh yakni Kecamatan Juli, Jangka, dan Peudada.

Warga penyintas bencana Aceh menyambut baik huntap yang dibangun pemerintah karena memiliki ruangan yang luas. Huntap itu bercat putih, terdapat ruang utama, dua kamar, satu kamar mandi dengan penerangan menggunakan lampu led.

Rosyuliana, salah satu warga Desa Balee Panah, merasa senang dengan pembangunan huntap di lokasi rumahnya terdahulu. Menurutnya, rumah contoh yang telah dibangun akan menjadi tempat tinggal bagi adik dan orang tuanya.

“Rasanya senang, huniannya lumayan bagus, kamarnya juga luas. Kalau ini punya adik saya, kalau itu punya Bapak saya, satu lagi punya adik saya juga,”kata Rosyuliana, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima dari Badan Komunikasi Pemerintah, Senin, 16 Maret 2026.

Keluarga Rosyuliana mendapatkan tiga unit huntap dan ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah. “Terima kasih telah membangun huntap buat kami,” ujar Rosyuliana.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 13 Maret 2026, tiga unit rumah contoh telah selesai dibangun. Tiga bangunan tersebut di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli.

Pembangunan tiga unit rumah contoh sebagai tahap awal pembangunan. Melalui rumah contoh, masyarakat dapat mengecek langsung desain, kualitas huntap yang akan ditempati pasca bencana.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengecek langsung huntap contoh yang rampung. Ia juga berdialog dengan warga terdampak untuk mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi selama proses pembangunan.

Selain meninjau pembangunan hunian, Suharyanto turut membagikan bantuan sembako kepada warga terdampak. Bantuan sembako sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.

Pemerintah terus mempercepat berbagai upaya rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatra. Pemerintah berupaya agar masyarakat menjalani kehidupan yang lebih aman, layak, dan produktif pascabencana.

“Pembangunan hunian sementara (huntara) dan huntap, penyaluran bantuan logistik, serta pendampingan kepada masyarakat menjadi bagian dari langkah nyata. Langkah untuk memastikan warga dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih aman, layak, dan produktif pascabencana,”kata Letjen TNI Suharyanto.

Rekomendasi Berita