Ketua Baznas Ungkap Pesan Presiden: Zakat Tak Boleh Digunakan untuk MBG
- 16 Mar 2026 20:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, mengungkapkan pesan Presiden Prabowo Subianto agar zakat tidak digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan Sodik dalam diskusi bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia” yang digelar di Jakarta, Senin, 16 Maret 2026.
Ia mengatakan, pesan tersebut diterimanya tidak lama setelah ditetapkan sebagai Ketua Baznas RI. Sehingga, dana zakat tak boleh digunakan untuk program MBG.
Sodik menuturkan Presiden memberikan mandat kepadanya untuk membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun tetap memperhatikan ketentuan penerima zakat.
“Sodik, kamu bantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, bantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan. Tapi aku tahu bahwa zakat itu ada asnaf-asnafnya (orang yang berhak menerimanya),” kata Sodik mengutip pesan Presiden.
Menurutnya, Presiden ingin Baznas berperan aktif dalam berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, dana zakat tidak diperuntukkan bagi program MBG karena tidak semua penerimanya termasuk dalam kategori asnaf yang berhak menerima zakat.
Sodik juga menilai Presiden memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Termasuk melalui pemanfaatan instrumen zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
“Saya bukan hanya melihat dan mendengarkan. Tapi merasakan sekali komitmennya terhadap rakyat kecil dan bagaimana komitmen Pak Prabowo menjaga aset negara benar-benar untuk rakyat kita,” ujarnya.
Plt Deputi IV Badan Komunikasi Pemerintah, Adita Irawati, menyatakan zakat memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pemerintah. Khususnya, dalam mengurangi kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Adita, zakat tidak hanya merupakan kewajiban bagi umat Muslim. Tetapi juga dapat menjadi instrumen penting dalam membangun keadilan sosial dan memperkuat solidaritas kebangsaan.
“Zakat itu suatu hal yang memang kewajiban bagi umat Muslim. Tapi jangan lupa bahwa zakat ini juga bisa menjadi instrumen penting dalam membangun keadilan sosial dan memperkuat solidaritas kebangsaan,” kata Adita.
Ia menambahkan, peran Baznas sangat penting dalam memastikan pengelolaan zakat dapat mendukung pencapaian tujuan tersebut secara optimal.