Terminal Kampung Rambutan Dipenuhi Pemudik, Mayoritas Menuju Provinsi di Jawa
- 15 Mar 2026 22:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta : Kepala Terminal Kampung Rambutan Jakarta, Revi Zulkarnaen menyebut sejumlah daerah di Pulau Jawa masih menjadi tujuan utama pemudik. Ia mengatakan rute menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur masih mendominasi keberangkatan bus dari Terminal Kampung Rambutan.
“Untuk wilayah Jawa Timur, tujuan yang paling diminati adalah Malang dan Surabaya. Sementara di DI Yogyakarta, kota Yogyakarta juga menjadi salah satu tujuan utama pemudik,” kata Revi Zulkarnaen saat diwawancarai awak media di Jakarta, Minggu, 15 Maret 2026.
Ia menjelaskan, untuk wilayah Jawa Tengah kota tujuan yang banyak dipilih pemudik antara lain Tegal, Pekalongan, Cilacap, dan Wonosobo. Sedangkan di Jawa Barat, rute yang cukup diminati meliputi Cianjur, Tasikmalaya, dan Garut.
“Selain tujuan di Pulau Jawa, sejumlah rute menuju Pulau Sumatra juga cukup banyak diminati masyarakat. Kota Padang dan Palembang menjadi dua tujuan utama penumpang yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan,” ucapnya.
Revi mengatakan jadwal keberangkatan bus ke berbagai daerah tersebut terbagi dalam beberapa rentang waktu sepanjang hari. Pada pagi hari sekitar pukul 06.00 hingga 08.00 WIB, bus yang berangkat mayoritas melayani rute menuju Jawa Tengah dan Jawa Barat.
“Sedangkan pada pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, bus yang berangkat umumnya melayani rute menuju wilayah Sumatra. Pada siang hingga malam hari atau sekitar pukul 12.00 WIB hingga malam, keberangkatan bus didominasi rute menuju Jawa Barat,” ucap Revi.
Sementara, Revi menjelaskan pada pukul 15.00 hingga 19.00 WIB sebagian besar bus melayani rute menuju Jawa Tengah. Ia juga mengimbau masyarakat yang akan mudik menggunakan transportasi bus agar merencanakan perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan di terminal.
“Kami mengimbau calon penumpang memastikan ketersediaan tiket sebelum datang ke terminal. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kepadatan saat puncak arus mudik,” kata Revi.
Polda Metro Jaya menerjunkan 6.812 personel mengamankan 1.647 lokasi selama Operasi Ketupat 2026 di wilayah hukum. Pengamanan meliputi bank, pegadaian, serta depo Pertamina guna mencegah gangguan keamanan selama arus mudik Lebaran.
“Operasi Ketupat 2026 berlangsung 13 hari, 13 hingga 25 Maret, mengamankan 1.647 lokasi wilayah hukum Polda Metro. Pengamanan dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat selama arus mudik dan aktivitas Lebaran tetap berjalan aman,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu, 15 Maret 2026.