Kementan Minta Laporkan Penjual Daging Langgar HAP
- 13 Mar 2026 17:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah memperketat pengawasan harga dan distribusi daging sapi serta kerbau menjelang Ramadan dan Idulfitri. Langkah ini untuk memastikan harga tetap terkendali dan pasokan tersedia bagi masyarakat.
Pengawasan dilakukan melalui koordinasi Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, dan Satgas Saber pangan. Pemerintah daerah serta pelaku usaha juga dilibatkan dalam penguatan pengawasan distribusi pangan.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan nasional. Pemerintah juga memastikan distribusi daging berjalan sesuai harga acuan yang ditetapkan.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda menegaskan, pemerintah tidak akan mentoleransi penjualan daging yang melampaui Harga Acuan Pembelian. “Jika ada toko menjual daging kerbau beku tidak sesuai HAP, laporkan ke Satgas Saber,” ucapnya di Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.
Ia mengatakan pelanggaran harga akan ditindak sesuai ketentuan. Menurut Agung, pemerintah telah menyiapkan distribusi daging kerbau beku program pemerintah.
Program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh daging dengan harga terjangkau. Ia menjelaskan daging kerbau beku biasanya dijual di kios bertanda harga daging terjangkau.
Pemerintah juga memantau harga melalui sistem pemantauan pangan nasional. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan nasional.
“Koordinasi lintas lembaga juga diperkuat. Hal ini untuk menjaga stabilitas pasokan,” katanya.
Pemerintah juga bekerja sama dengan badan usaha milik negara dalam distribusi daging. BUMN mendapat penugasan memastikan pasokan tersedia dengan harga sesuai ketentuan.
Direktur Utama PT Berdikari Maryadi memastikan, distribusi daging mematuhi harga acuan pemerintah. “Tidak ada itu kita jual daging kerbau beku di atas Rp80.000 per kilogram,” katanya.
Ia mengatakan, perusahaan wajib mematuhi aturan harga karena menjalankan penugasan pemerintah. Perusahaan juga diaudit Badan Pemeriksa Keuangan terkait pelaksanaan penugasan tersebut.
Maryadi menjelaskan distribusi daging dilakukan melalui jaringan distributor di berbagai daerah. Langkah ini untuk memperluas jangkauan pasokan dan menjaga ketersediaan di pasar.
Sebelumnya Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta pengawasan pasar diperkuat menjelang Ramadan dan Idulfitri. Satgas pangan serta aparat kepolisian diminta aktif memantau harga di lapangan.
“Kami minta Satgas Pangan dan aparat bergerak. Bila perlu langsung segel jika ada pelanggaran,” katanya.
Pemerintah memastikan pengawasan pasar terus diperkuat selama Ramadan hingga Idulfitri. Langkah ini untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat.