Ciptakan Sejarah Baru, Stok Beras Nasional Capai Rekor Tertinggi sejak Merdeka

  • 13 Mar 2026 15:28 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Sejarah baru tercipta di sektor pangan, stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 3,9 juta ton. Angka tersebut menjadi posisi tertinggi pada bulan Maret sepanjang sejarah Indonesia merdeka.

Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, stok beras nasional diperkirakan terus meningkat. Ia memproyeksikan jumlahnya dapat melampaui 4,3 juta ton pada akhir Maret 2026.

“Kami melaporkan bahwa stok beras nasional sampai hari ini mencapai sekitar 3,9 juta ton. Ini merupakan stok tertinggi di bulan Maret sepanjang sejarah Indonesia merdeka,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, apresiasi atas kolaborasi antara Bulog dan Polri. Menurutnya, kerja sama ini penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kami menyampaikan penghormatan kepada jajaran Polri yang luar biasa dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah,” ujarnya.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir. Menurutnya, ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman dan mencukupi.

Ia mengatakan, Polri akan terus bersinergi dengan Bulog untuk memperkuat distribusi pangan nasional. Polri juga membantu memastikan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga.

“Kami berkoordinasi dan bersinergi dengan Bulog untuk mendistribusikan kepada masyarakat. Kita jamin ketersediaan pangan cukup dan stabilitas harga tetap terjangkau,” ujarnya.

Komjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan, Polri juga membantu menyalurkan sekitar 80.000 ton beras. Selain itu pemerintah menyiapkan distribusi minyak goreng puluhan ribu kiloliter setiap bulan.

Melalui Satuan Tugas Gerakan Pangan Murah (Satgas GPM), Polri memperkuat distribusi bahan pokok ke masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pangan dengan harga terjangkau.

Rekomendasi Berita