Presiden Ingatkan Dunia dalam Situasi Berbahaya akibat Konflik Timur Tengah

  • 10 Mar 2026 10:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi global saat ini berada dalam kondisi yang tidak stabil. Menurut Kepala Negara, konflik di Timur Tengah berpotensi memicu dampak luas bagi berbagai negara di dunia.

"Saudara-saudara sekalian, kita berada dalam keadaan dunia yang penuh bahaya,” ujarnya, Senin 9 Maret 2026. “Pihak-pihak kekuatan besar sedang bertikai dan bisa menyeret bangsa-bangsa lain ke dalam keadaan yang susah."

Presiden menambahkan ketegangan global itu dipicu konflik yang melibatkan negara-negara besar di kawasan Timur Tengah. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi stabilitas berbagai negara, termasuk Indonesia.

Kepala Negara mengakui Indonesia tidak sepenuhnya terlepas dari dampak dinamika internasional tersebut. Menurut Presiden, meskipun jarak geografis cukup jauh, perkembangan dunia saat ini saling terhubung.

"Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tetapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil,” ucapnya. “Apa yang terjadi di satu kawasan akan mempengaruhi kawasan-kawasan lain.”

Kepala Negara menegaskan masyarakat perlu bersiap menghadapi kemungkinan berbagai tantangan akibat situasi global. Namun, Presiden meyakini Indonesia memiliki kekuatan yang cukup untuk mengatasi berbagai kesulitan tersebut.

"Saya hanya ingin menyampaikan bahwa kekuatan kita memiliki kekayaan yang luar biasa,” ujarnya. “Sesungguhnya harus lebih baik lagi kita kelola dan kita kendalikan.”

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya pengelolaan kekayaan negara secara optimal demi kepentingan rakyat. Salah satu langkah utama yang harus dilakukan adalah memperkuat upaya pemberantasan korupsi.

"Kita harus memerangi korupsi di setiap tingkat, penyalahgunaan wewenang, penipuan, kolusi dengan pengusaha-pengusaha nakal,” katanya. “Ini yang mengakibatkan kebocoran Negara dan hilangnya berbagai kekayaan kita.”

Meski mengakui potensi kesulitan akibat kondisi global, Presiden tetap optimistis terhadap masa depan Indonesia. Kepala Negara meyakini bangsa Indonesia mampu keluar dari krisis dengan kondisi yang lebih kuat.

"Kita akan mengalami kesulitan, saya tidak akan menutup-nutupi, tetapi kita punya kekuatan, saya kira kita akan keluar lebih kuat,” ujarnya. Kita akan keluar dari krisis dalam keadaan lebih kuat dan lebih makmur, produktif, mampu berdiri di atas kaki kita sendiri," ujar Presiden Prabowo.

Rekomendasi Berita