Akses Flightradar24 Melonjak imbas Serangan AS–Israel ke Iran

  • 28 Feb 2026 21:28 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Layanan pelacakan penerbangan Flightradar24 melaporkan lonjakan jumlah pengunjung situs web pada Sabtu 28 Februari 2026 setelah serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Dilansir dari Reuters, peningkatan trafik tersebut terjadi dalam beberapa jam dan menyebabkan sejumlah pengguna mengalami kesulitan mengakses situs, termasuk munculnya pesan kesalahan saat mencoba memantau pergerakan pesawat secara real-time melalui peta langsung.

Serangan militer Amerika Serikat dan Israel diketahui menargetkan sejumlah posisi strategis di Iran dan memicu ketegangan baru di kawasan Timur Tengah. Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyebut aksi tersebut sebagai upaya untuk mengakhiri ancaman keamanan serta memberikan tekanan politik terhadap pemerintahan Iran.

Para analis memperingatkan bahwa konflik berkepanjangan yang mengganggu rantai pasokan energi dapat mendorong harga minyak dunia naik hingga sekitar 100 dolar AS per barel. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tekanan inflasi global sekitar 0,6 hingga 0,7 persen.

Ketegangan geopolitik juga diperkirakan memperburuk volatilitas pasar global yang sejak awal tahun telah mengalami fluktuasi akibat berbagai faktor ekonomi dan politik internasional, termasuk kebijakan perdagangan dan pergerakan saham teknologi.

Rekomendasi Berita