Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Bahrain

  • 28 Feb 2026 17:21 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk dilaporkan menjadi sasaran serangan yang dilancarkan Garda Revolusi Iran. Serangan tersebut menyasar fasilitas militer AS di Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Bahrain, sebagaimana dilaporkan kantor berita Fars.

Di Bahrain, pemerintah setempat pada hari Sabtu menyatakan bahwa pusat markas Armada Kelima Amerika Serikat terkena serangan rudal. Pernyataan tersebut disampaikan melalui Pusat Komunikasi Nasional Bahrain.

“Pusat layanan Armada Kelima menjadi sasaran serangan rudal. Kami akan memberikan detailnya nanti,” demikian keterangan resmi yang dirilis otoritas Bahrain, yang dikutip dari Arab News.

Kementerian Dalam Negeri Bahrain juga mengirimkan peringatan ke ponsel warga yang menyebutkan sirene telah dibunyikan karena adanya potensi bahaya. Koresponden AFP di Manama melaporkan mendengar langsung suara sirene tersebut.

Sementara itu, sirene darurat juga terdengar di dekat pangkalan militer AS di Qatar. Seorang pejabat setempat menyatakan bahwa satu rudal Iran berhasil dicegat oleh sistem pertahanan rudal Qatar.

Di Uni Emirat Arab, sejumlah warga Abu Dhabi mengaku mendengar ledakan keras di ibu kota pada hari yang sama. Insiden ini terjadi setelah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, di mana Iran sebelumnya menyatakan akan membalas serangan yang dilakukan AS dan Israel.

Kantor berita negara WAM melaporkan bahwa otoritas UEA berhasil mencegat beberapa rudal Iran. Namun demikian, pihak berwenang juga menangani jatuhnya pecahan peluru di area permukiman di Abu Dhabi yang mengakibatkan kerusakan material serta menewaskan seorang warga negara Asia.

Sebagai langkah antisipasi, otoritas penerbangan sipil UEA mengumumkan penutupan sementara dan sebagian wilayah udara negara tersebut guna menjaga keselamatan penerbangan sipil di tengah eskalasi situasi keamanan kawasan.

Rekomendasi Berita