Polres Aceh Jaya Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

  • 12 Mar 2026 22:35 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID Meulaboh – Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut digelar bersama unsur TNI, Polri dan berbagai instansi terkait di halaman Polres Aceh Barat, Kamis (12 Maret 2026)

Said menyebutkan, Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen serta sinergitas lintas sektor dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026, agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan aman, nyaman, tertib dan lancar.

Dalam amanatnya, Said Fadheil menyampaikan bahwa kondisi global saat ini tengah mengalami dinamika yang cukup kompleks akibat berbagai konflik internasional yang berdampak pada stabilitas ekonomi dunia. Kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi harga energi dan komoditas yang berdampak pada perekonomian nasional, ujar Said

Namun demikian, kata Said, pemerintah terus melakukan berbagai langkah strategis melalui diplomasi internasional serta penguatan sektor ekonomi untuk menjaga stabilitas nasional. Pemerintah juga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG tetap aman, sehingga masyarakat diimbau untuk membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying.

Lebih lanjut, Said menuturkan, untuk menjamin keamanan selama periode mudik dan libur Lebaran, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait melaksanakan Operasi Ketupat 2026 secara serentak selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektoral, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.

Untuk mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat, Polri juga menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut akan menjadi pusat informasi serta pelayanan bagi para pemudik. Pengamanan juga difokuskan pada berbagai objek vital seperti masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan hingga bandara.

Selain itu, aparat juga diminta untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar hingga konflik antar kelompok. Upaya pencegahan akan dilakukan melalui patroli rutin di titik-titik rawan dengan melibatkan unsur pengamanan masyarakat, pungkas said.

Melalui Operasi Ketupat 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama seluruh unsur keamanan berharap masyarakat dapat menjalani mudik serta merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, tertib dan penuh kenyamanan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita