Industri Pariwisata ASEAN Dukung 42 Juta Lapangan Kerja
- 29 Sep 2025 23:00 WIB
- Meulaboh
KBRN, Melaka: Sekjen ASEAN, Kao Kim Hourn, mengatakan industri pariwisata menyumbang sekitar 9,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) ASEAN. Sektor ini juga berkontribusi pada 42 juta lapangan kerja di kawasan tersebut.
Hal itu disampaikannya Kao saat menghadiri Konferensi Pariwisata Dunia 2025 di Melaka, Malaysia, Minggu (28/9/2025). "Ini menggarisbawahi peran utama industri pariwisata dalam kemakmuran kita bersama," ujarnya.
Menurut Kao, sebanyak 127,1 juta turis internasional mengunjungi negara-negara ASEAN setiap tahunnya. "Jumlah itu hampir kembali ke tingkat sebelum pandemi dengan Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Singapura yang tertinggi," ucapnya.
Meskipun demikian, Kao menyoroti reaksi masyarakat yang berlebihan terhadap pariwisata hingga menyebabkan ekosistem yang rapuh. Padahal, menurut dia, wisatawan menuntut pengalaman yang lebih bermakna dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Kita telah melihatnya di kawasan ini seperti Boracay, Filipina, yang memerlukan rehabilitasi untuk memulihkan ekosistem yang rapuh," ujarnya. Demikian pula dengan Bali yang beralih dari kedatangan bervolume tinggi kepada model pariwisata bernilai tinggi dan berkualitas.
Kemudian Singapura juga menunjukkan bagaimana investasi dalam infrastruktur berkelanjutan dan objek wisata hijau ikonis menyelaraskan pertumbuhan dengan keberlanjutan. Menurut Kao, tekanan global memperjelas pertumbuhan di masa depan yang harus diseimbangkan secara cermat dengan keberlanjutan dan inklusivitas.
Karena itu, tugas ASEAN bukan hanya untuk meningkatkan jumlah wisatawan semata. "Kita juga harus menunjukkan bagaimana pariwisata dapat bersifat transformative, melindungi budaya dan alam sekaligus mengangkat masyarakat," ucapnya.