Puluhan Unit Rumah Type 45 Diterima Masyarakat OAP
- 13 Mar 2026 10:15 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke -Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyerahkan kunci rumah tipe 45 kepada Masyarakat Orang Asli Papua (OAP) yang tersebar di Empat (4) Kabupaten cakupan diwilayah setempat yaitu Kabupaten Merauke, Mappi, Boven Digoel dan Asmat melalui dana Otonomi Khusus (Otsus) Block Grand tahun 2025.
Serah terima 19 unit kunci rumah tersebut berlangsung di Gedung Negara Jl.Trikora Merauke yang diserahkan langsung Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo kepada perwakilan Masyarakat penerima, Jumat 13 Maret 2026.
Kepala dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Selatan yang diwakili Kepala Bidang Perumahan Rakyat Fransiskus Ciwe dalam laporannya menyebutkan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan Masyarakat dan tempat hunian yang layak dalam wilayah domisili Papua Selatan, sehingga pihaknya melaksanakan program pembangunan bantuan rumah Masyarakat tipe 45 yang dianggarkan melalui dana Otsus Tahun Anggaran 2023 – 2025, dengan total sebesar 10 Milyar rupiah.
“ kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan hunian yang layak bagi Masyarakat, meningkatkan kualitas kehidupan dan Kesehatan Masyarakat di Papua Selatan, mendukung program pembangunan di 4 kabupaten cakupan Papua Selatan,” ungkap Frans Ciwe.
Pembangunan rumah Masyarakat ini tersebar di 4 kabupaten cakupan Papua Selatan dengan total 19 unit masing-masing Kabupaten Merauke 5 unit, konstruksi Permanen ( Beton Bertulang), Kabupaten Boven Digoel 5 unit, konstruksi Permanen ( Beton Bertulang), Kabupaten Mappi 4 unit Konstruksi Permanen (Beton Bertulang) dan Kabupaten Asmat 5 unit, konstruksi panggung – kayu.
“ Pelaksanaan pembangunan rumah tipe 45 ini dikerjakan selama 105 hari Kalender dimulai sejak bulan September dan berakhir pada tanggal 22 Desember 2025. Dan program ini telah berjalan sejak tahun 2023 hingga saat ini dengan total pembangunan rumah yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi papua Selatan sebanyak 64 unit rumah atau 14 % dari 940 proposal atau permohonan yang disampaikan oleh Masyarakat kepada dinas teknis.,” ucapnya.
Fransiskus Ciwe berharap dengan dilaksanakannya bantuan perumahan layak huni tahun 2025 ini mampu memberikan dampak yang nyata bagi Masyarakat khususnya Orang Asli Papua dalam rangka peningkatan kualitas pemukiman diwilayah provinsi papua Selatan.
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan penyerahan secara simbolis kunci rumah layak huni sebanyak 64 unit ini sudah dapat digunakan oleh Masyarakat OAP di wilayah setempat, oleh karena itu berdasarkan peraturan gubernur dan juga peraturan daerah nomor 4 tahun 2025 tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah provinsi papua selatan tahun 2025, pemerintah provinsi selatan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat Orang Asli Papua secara khusus di papua selatan di 4 kabupaten.
Ia berharap program pembangunan rumah layak huni akan di lanjutkan dari tahun ke tahun bersama-sama juga dengan pembangunan perumahan yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten, pusat dan melalui kementerian perumahan dan kawasan permukiman secara khusus pemerintah provinsi selatan akan menyerahkan kunci sebagai tanda atau simbol untuk dapat dihuni, ditempati atau digunakan rumah tipe 45.
" Jadi kalau tipe 45 itu artinya luas bangunannya itu 45 meter persegi biasanya ditulis tipe 45/72 nah yang per itu artinya luas tanahnya luas bangunannya 45 luas tanahnya 72 m2 luas bangunan yang 45 meter persegi itu terdiri dari dua kamar tidur satu ruang tamu satu ruang keluarga ada kamar mandi dapur dan ya kalau luas tanah masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhannya masing-masing,” ucap Gubernur Apolo.
Apolo Safanpo mengucapkan selamat kepada penerima bantuan rumah layak huni dan berharap dapat digunakan sesuai asas manfaat dan peruntukkannya khusus bagi Masyarakat Orang Asli Papua.