Pendidikan Enam Distrik Jadi Prioritas
- 24 Feb 2026 09:11 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID,Merauke : Paskalis Wamudiwa, S.IP Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Merauke menyuarakan kondisi pendidikan di enam distrik wilayah pulau. Ia menilai kebutuhan utama masyarakat di wilayah tersebut saat ini bukan lagi akses jalan, melainkan peningkatan fasilitas pendidikan. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab pengawasan DPR terhadap pelayanan dasar di daerah terpencil. Menurutnya, perhatian serius perlu segera diberikan agar kualitas pendidikan tidak semakin tertinggal.
Paskalis menjelaskan bahwa akses infrastruktur jalan di enam distrik pulau bukan menjadi kebutuhan mendesak saat ini. Ia menyebutkan bahwa prioritas utama masyarakat adalah kelancaran proses belajar mengajar. Fasilitas pendidikan dinilai jauh lebih penting untuk menjawab tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, kebijakan anggaran diharapkan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat setempat.
Paskalis memaparkan bahwa sekolah negeri di wilayah tersebut relatif memiliki kelengkapan tenaga pengajar. Namun, kondisi berbeda terjadi pada sekolah yayasan yang masih kekurangan guru serta sarana dan prasarana pendukung lainnya. Ketimpangan ini dinilai dapat memengaruhi mutu pendidikan dan pemerataan layanan belajar bagi siswa. DPR meminta pemerintah daerah memberikan perhatian setara kepada seluruh sekolah tanpa membedakan status pengelolaan.
“Kami menempatkan kebutuhan pendidikan di enam distrik pulau sebagai prioritas utama, karena yang dibutuhkan saat ini adalah fasilitas belajar mengajar yang memadai, bukan lagi akses jalan,” ujar Paskalis melalui telepon seluler. Selasa 24 februari 2026.
Selain persoalan fasilitas, Paskalis juga menyoroti kedisiplinan dan keberadaan tenaga guru di lokasi tugas. Ia mengungkapkan masih ditemukan guru yang tidak betah tinggal di distrik penempatan dan lebih sering berada di kota. Kondisi ini berdampak pada tidak optimalnya proses belajar mengajar di sekolah-sekolah terpencil. Ia menegaskan pentingnya pengawasan serta kebijakan yang mendorong guru untuk menetap dan menjalankan tugas secara maksimal.
Sebagai tindak lanjut, DPR Merauke telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pemerintah daerah. Pertemuan tersebut bertujuan untuk bersinergi dalam mendorong pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik dan fasilitas sekolah yang masih lemah. DPR berharap ada langkah konkret yang segera direalisasikan guna memperbaiki kondisi pendidikan di enam distrik pulau. Upaya ini diharapkan mampu memastikan setiap anak di wilayah terjauh Kabupaten Merauke memperoleh hak pendidikan yang layak.