Jepang Beri Hibah Alat Berat untuk Pemulihan Bencana di Aceh
- 12 Mar 2026 16:32 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal Jepang di Medan menyalurkan bantuan dana hibah untuk mendukung upaya pemulihan bencana alam di Provinsi Aceh. Bantuan tersebut disalurkan melalui program Grant Assistance for Grassroots Human Security Projects.
Penandatanganan kontrak hibah dilakukan oleh Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, bersama Ketua Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala, Prof Djufri, pada Kamis, 12 Maret 2026. Hibah tersebut senilai 452.357 dolar Amerika Serikat.
Bantuan tersebut akan digunakan untuk pengadaan alat berat pembersih lahan, guna mendukung penanganan dampak bencana alam di Aceh. Dalam program ini, Pemerintah Jepang memberikan delapan unit alat berat yang terdiri dari empat unit ekskavator dan empat unit truk.
Pemerintah Jepang sebelumnya juga telah memberikan berbagai bantuan pemulihan bencana di Aceh pascagempa bumi dan tsunami besar yang terjadi pada tahun 2004. Bantuan tersebut mencakup rekonstruksi perumahan, pembangunan gedung sekolah, serta pembangunan infrastruktur dasar.
“Kami juga terus melaksanakan upaya pencegahan bencana di Provinsi Aceh melalui program Bantuan Hibah Grassroots untuk Keamanan Manusia,” ujar Furugori. “Sebagai proyek terbaru, kami membangun Pusat Edukasi Tsunami di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, yang telah diresmikan pada Desember 2024.”
Furugori menyampaikan Provinsi Aceh merupakan wilayah yang rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor. Bencana tersebut sering menyebabkan rumah warga terendam banjir, penumpukan material longsor, hingga kerusakan jembatan dan jalan.
“Kami berharap bantuan alat berat ini dapat mempercepat proses pembersihan dan pemulihan pascabencana,” ujarnya. “Bantuan ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat yang terdampak bencana di Provinsi Aceh.”
Pemerintah Jepang menyatakan bantuan hibah ini merupakan bentuk kerja sama dan kepedulian masyarakat Jepang kepada masyarakat Indonesia. Selain itu, program Bantuan Hibah Grassroots juga bertujuan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di berbagai bidang seperti kesehatan, sosial, pendidikan, dan lingkungan.
Melalui kerja sama tersebut, diharapkan hubungan persahabatan dan kerja sama antara Jepang dan Indonesia semakin erat di masa mendatang.