Gerakan Terpadu Lombok Barat Percepat Penurunan Stunting

  • 12 Mar 2026 18:40 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus memperkuat langkah strategis dalam menekan angka stunting melalui penguatan perencanaan pembangunan berbasis kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting yang digelar di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Kamis 12 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi forum penting dalam memperkuat aksi konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Lombok Barat. Musrenbang tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Lombok Barat yang juga Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Lombok Barat, Hj. Nurul Adha.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha menegaskan Musrenbang Tematik Stunting merupakan bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan aksi konvergensi percepatan pencegahan dan penurunan stunting di daerah.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menangani persoalan stunting secara komprehensif, terpadu, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama beberapa tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Lombok Barat telah menjalankan berbagai langkah nyata dalam percepatan pencegahan dan penurunan stunting melalui program yang terintegrasi lintas sektor.

“Upaya percepatan penurunan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Komitmen, kerja sama, dan sinergitas seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan dalam menekan angka stunting di Lombok Barat,” katanya menegaskan.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan bahwa upaya pencegahan dan penurunan stunting dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten dengan melibatkan berbagai sektor pembangunan.

Ia menilai peran Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di setiap tingkatan sangat penting untuk memastikan setiap program berjalan tepat sasaran.

“TP3S di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa harus mampu bekerja secara terukur dan berbasis data yang akurat agar setiap langkah penanganan benar-benar efektif,” ucapnya.

Ia juga meminta seluruh tim mampu mengidentifikasi tantangan, kendala, serta potensi yang dimiliki di masing-masing wilayah sehingga langkah strategis yang diambil dapat memberikan dampak nyata bagi percepatan penurunan stunting.

“Dengan identifikasi yang tepat serta perencanaan yang matang, langkah-langkah strategis yang disusun akan lebih terarah dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lombok Barat,” katanya.

Musrenbang Tematik Stunting tahun ini mengangkat tema “Penguatan Perencanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026.” Tema tersebut menegaskan keseriusan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam memperkuat perencanaan program yang terintegrasi guna menekan angka stunting secara berkelanjutan.

Melalui forum perencanaan tematik ini, pemerintah daerah berharap sinergi antara seluruh pemangku kepentingan semakin kuat sehingga berbagai program pencegahan dan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif.

Rekomendasi Berita