Dishub Mataram Perketat Pengawasan Parkir Selama Ramadan
- 12 Mar 2026 14:25 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram memperketat pengawasan parkir di sejumlah ruas jalan selama Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat, khususnya menjelang waktu berbuka puasa yang kerap memicu kepadatan kendaraan di kawasan pusat kuliner dan perdagangan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Zulkarwin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan skenario penanganan parkir bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran dengan mengarahkan kendaraan ke kantong-kantong parkir yang telah disediakan.
“Kami sudah mengatur agar kendaraan diarahkan ke lokasi parkir resmi supaya arus lalu lintas tetap tertib dan potensi retribusi parkir dapat tercatat dengan baik,” ujarnya Kamis, 12 Maret 2025.
Ia menjelaskan, sejumlah titik yang belakangan muncul sebagai lokasi parkir baru antara lain di Jalan Airlangga, Jalan Majapahit, Jalan Pemuda, Jalan Sandubaya, dan Jalan Gajah Mada. Menurutnya, lokasi tersebut akan diawasi secara ketat untuk mencegah kebocoran retribusi serta mengantisipasi keberadaan juru parkir liar.
Untuk mendukung pengawasan, Dishub menugaskan 23 koordinator lapangan (korlap) juru parkir yang tidak hanya memantau titik parkir, tetapi juga memastikan kendaraan diparkir secara tertib.
“Korlap ini bertugas mengawasi aktivitas parkir sekaligus mengatur kendaraan agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas,” katanya.
Zulkarwin menegaskan pihaknya juga akan menindak juru parkir yang memanfaatkan median taman jalan sebagai lokasi parkir. “Itu jelas melanggar aturan karena median taman jalan bukan area parkir. Kami akan meminta korlap menertibkan jika ditemukan pelanggaran,” jelasnya.
Selain itu, Dishub terus melakukan patroli di sejumlah jalan protokol untuk mencegah munculnya parkir liar yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Namun, terkait rencana penindakan seperti penggembokan kendaraan roda empat yang parkir di bahu jalan, khususnya menjelang Idulfitri di kawasan bisnis seperti Jalan Panca Usaha dan Jalan Sriwijaya, pihaknya masih mengedepankan pendekatan persuasif kepada pengendara.
"Kita tetap upayakan pendekatan persuasif karena biasanya keramaian tidak bisa di hindari untuk kawasan bisnis," ujarnya.