Kenang dr. Jack, Gubernur Tak Kuasa Nahan Air Mata di Pemakaman

  • 11 Mar 2026 22:55 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Suasana haru menyelimuti Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Medain, Kota Mataram, Rabu sore, 11 Maret 2026. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengenang sosok Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) NTB, dr. Lalu Herman Mahaputra atau dr. Jack.

Di hadapan keluarga dan para pelayat, dengan suara berat Iqbal menceritakan percakapan terakhirnya dengan dr. Jack, yang terjadi sehari sebelum pria yang dikenal dengan gaya nyentrik itu meninggal dunia di Jakarta.

Iqbal mengatakan, dr. Jack merupakan sosok yang sejak awal ia nilai memiliki karakter kuat untuk mengemban tugas berat meningkatkan pendapatan daerah. Bahkan, sebelum menunjuknya sebagai Kepala Bapenda NTB, ia mengaku membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menentukan figur yang tepat.

“Berbulan-bulan saya memikirkan siapa orang yang tepat untuk melaksanakan tugas itu, dan saya melihat karakter itu ada pada dr. Jack,” kata Iqbal.

Menurut Iqbal, ketika pertama kali ditawari jabatan tersebut, dr. Jack justru mempertanyakan alasan dirinya dipilih. Bagi Iqbal, itulah salah satu alasan utama ia menunjuknya.

“Saya bilang, karena Pak Dokter salah satu dari sedikit orang yang tidak pernah menaruh harapan untuk berada di situ,” ujar Iqbal.

Meski begitu, dr. Jack akhirnya menerima penugasan tersebut. “Beliau menjawab, ‘Bismillah Miq Gub, kalau itu penugasan saya akan lakukan’,” kata Iqbal menirukan ucapan almarhum.

Sejak menjabat Kepala Bapenda NTB, dr. Jack dikenal aktif melaporkan perkembangan kerjanya. Iqbal menyebut hampir setiap dua hari sekali almarhum menghubunginya untuk menyampaikan progres pekerjaan.

Komunikasi terakhir keduanya terjadi pada Senin, sehari sebelum dr. Jack meninggal.

“Hampir setiap dua hari beliau menelpon saya menyampaikan update apa yang sudah dilakukan. Hari Senin beliau menelepon saya, kaget karena saya di Jakarta dan meminta waktu untuk update mengenai apa yang sudah dilakukan,” jelas Iqbal.

Iqbal bahkan telah merencanakan pertemuan dengan dr. Jack di Jakarta pada malam hari setelah percakapan tersebut. Namun rencana itu tidak pernah terjadi.

“Andaikan beliau tidak mendahului, malam itu harusnya saya berjumpa dengan beliau dalam keadaan sehat. Namun Allah berkehendak lain, beliau dipanggil,” ucapnya.

Iqbal mengakui kepergian dr. Jack menjadi kehilangan besar bagi Pemerintah Provinsi NTB. Sosoknya dikenal enerjik dan penuh dedikasi dalam menjalankan tugas.

“Saya tahu banyak orang yang merasa kehilangan. Saya sendiri juga merasa kehilangan. Tapi mari kita ikhlaskan kepergian almarhum,” katanya.

Pada kesempatan itu, Iqbal juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar dr. Jack yang selama ini mendukung almarhum menjalankan tugas-tugasnya.

“Mewakili Pemerintah Provinsi NTB, saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada orang tua, istri, anak, dan keluarga yang selama ini sudah memberikan dukungan kepada dr Jack dalam melaksanakan tugas-tugasnya untuk kebaikan NTB,” ujar Iqbal.

dr. Lalu Herman Mahaputra meninggal dunia di Jakarta pada Selasa malam, 10 Maret 2026, sekitar pukul 21.00 WIB setelah sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit MMC Jakarta.

Rekomendasi Berita