Presiden Prabowo Dorong NU Kuatkan Sinergi dengan Pemerintah

  • 25 Jun 2025 07:47 WIB
  •  Manokwari

KBRN, Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mendorong agar Nahdlatul Ulama (NU) lebih kuat dalam mempererat kerja sama dengan pemerintah. Hal ini berkaitan dengan pelaksanaan berbagai macam program strategis dari pemerintah.

Demikian Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf saat keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta. Pernyataan ini disampaikan Gus Yahya setelah dirinya bertemu dengan Presiden Prabowo pada Selasa (24/6/2025).

Mengutip channel youtube Sekretariat Presiden, pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara PBNU dan pemerintah. Partisipasi aktif organisasi masyarakat keagamaan. Dibutuhkan guna pelaksanaan sejumlah program strategis nasional.

Gus Yahya mengatakan, saat ini PBNU tengah terlibat dalam salah satu program prioritas pemerintah yakni Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, program MBG tersebut telah berjalan di sejumlah titik dan sangat progresif dalam percepatan pengembangannya.

“Soal MBG, kami sudah jalan di sejumlah titik dan sekarang sedang sangat progresif untuk akselerasi, untuk pengembangannya. Kami diberi target oleh BGN misalnya harus bisa mengelola seribu titik.” sebut Yahya.

Gus Yahya mengakui hal ini merupakan pekerjaan yang sangat besar bagi NU. Untuk itu, dirinya membutuhkan koordinasi dan kolaborasi yang lebih intensif.

Selain MBG, PBNU juga melaporkan perkembangan pelaksanaan berbagai program sosial kemasyarakatan. Salah satunya Gerakan Keluarga Maslahat NU yang melibatkan kerja sama lintas kementerian.


Rekomendasi Berita