Cek Kesehatan Gratis Pengemudi dan Pekerja di Bandara Sam Ratulangi
- 13 Mar 2026 19:11 WIB
- Manado
Manado, 12 Maret 2026 — Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Manado bekerja sama dengan Puskesmas Paniki melaksanakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG), skrining Tuberkulosis (TB), serta pemeriksaan kadar alkohol bagi para pengemudi dan pekerja bandara di loby Posko Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado pada Kamis 12 Maret 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 43 orang peserta yang terdiri dari pengemudi dan pekerja operasional bandara Sam Ratulangi Manado
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga disertai dengan penyebaran informasi kesehatan melalui pemasangan banner di area bandara yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta para pekerja bandara terhadap pencegahan penyakit campak dan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit menular.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara BKK Kelas I Manado, Puskesmas Paniki, dan PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi dalam mendukung upaya promotif dan preventif di lingkungan transportasi udara, khususnya menjelang periode mobilitas masyarakat yang meningkat.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum yang tepat menjelang arus mudik Lebaran.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan pemeriksaan kesehatan ini. Momentum ini sangat tepat dilaksanakan menjelang mudik Lebaran, sehingga dapat mengantisipasi kemungkinan adanya petugas bandara yang terdampak penyakit menular. Dengan pemeriksaan ini, kesehatan para petugas dan pengemudi yang beraktivitas di bandara dapat terpantau dengan baik sehingga pelayanan kepada penumpang tetap berjalan optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Manado, drg. Resi Arisandi, MM., MH., SH, menjelaskan bahwa kegiatan CKG, deteksi TB, serta pemeriksaan kadar alkohol merupakan bagian dari program pemerintah dalam upaya skrining kesehatan secara dini.
“Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining awal terhadap penyakit menular maupun penyakit tidak menular. Selain itu, pemeriksaan kadar alkohol juga penting untuk memastikan bahwa para pengemudi yang beraktivitas di lingkungan bandara benar-benar tidak mengonsumsi alkohol, sehingga keamanan dan keselamatan penumpang tetap terjaga,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran para pekerja transportasi udara terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, sekaligus memperkuat sistem kewaspadaan dini terhadap penyakit menular di pintu masuk negara.(