Pengendalian Inflasi, Gubernur Sulbar Minta Penambahan Kuota BBM

  • 11 Mar 2026 08:52 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat meminta penambahan kuota dan kapasitas bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya. Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka saat diwawancarai usai rapat high level meeting pengendalian inflasi di kantor gubernur, Selasa, 10 Maret 2026.

Menurut Gubernur selama ini pasokan BBM yang ada di Sulbar dinilai belum mencukupi kebutuhan masyarakat. Olehnya itu penambahan kuota untuk BBM di perlukan untuk memenuhi kebutuhan yang ada di daerah tersebut.

“Kita minta Sulawesi Barat ditambah kapasitas dan jumlah BBM-nya karena dari jatah yang diberikan masih belum cukup dengan pemakaian yang ada,” ujar Suhardi Duka.

Selain itu, Gubernur juga menegaskan bahwa hampir semua negara berupaya keras mengendalikan inflasi karena tingginya inflasi dapat melemahkan nilai tukar uang dan mengganggu stabilitas ekonomi.

“Runtuhnya satu negara bisa dimulai dari inflasi yang tinggi. Inflasi sangat mempengaruhi daya beli masyarakat. Yang tadinya mampu membeli 10, karena inflasi hanya mampu membeli 5,” ungkap Suhardi Duka.

Ia menambahkan, inflasi nasional pada dasarnya merupakan akumulasi dari inflasi yang terjadi di berbagai daerah. Oleh karena itu, pengendalian inflasi di tingkat daerah menjadi sangat penting.

Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah optimistis inflasi di Sulbar dapat tetap terkendali.

Rekomendasi Berita