BI Sulbar Jangkau Pulau 3T dengan Remise Rupiah

  • 21 Feb 2026 13:44 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat memastikan distribusi uang rupiah tidak hanya terpusat di kota, tetapi menjangkau hingga wilayah 3T di Sulbar.

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulbar, Rifky Adhitya, menjelaskan pemerataan rupiah dilakukan melalui koordinasi dengan seluruh perbankan di enam kabupaten. Setiap bank diminta menyampaikan proyeksi kebutuhan uang tunai, kemudian dihitung dan di-assessment kembali berdasarkan data historis dan perkembangan ekonomi daerah.

“Kita juga berkoordinasi dengan seluruh perbankan di seluruh kabupaten di Sulawesi Barat, kita mintakan proyeksi kebutuhan uang tunai,” ujar Rifky.

Dari proyeksi tersebut, BI Sulbar melakukan kegiatan remise, yaitu pengiriman uang tunai ke bank-bank di berbagai daerah, termasuk lokasi yang sulit dijangkau. Langkah ini memastikan ketersediaan uang layak edar di kantor-kantor bank, sehingga masyarakat di luar ibu kota kabupaten tetap dapat menarik dan menukar uang menjelang Lebaran.

“Kalau ke daerah yang sifatnya 3T, misalnya Pulau yang di tengah Selat Makassar, Balabalakang, itu kan kita juga bisa melayani ke sana,” kata Rifky.

Menurutnya, kunjungan ke wilayah 3T seperti Balabalakang tidak hanya membawa pasokan rupiah baru, tetapi juga menarik uang yang sudah tidak layak edar. Uang lusuh tersebut kemudian diganti dengan uang baru atau layak edar, sehingga kualitas rupiah yang beredar di pulau-pulau terpencil tetap terjaga.

Dengan strategi ini, BI Sulbar berupaya menjaga kedaulatan rupiah hingga ke daerah terdepan, terluar, dan terpencil di Sulawesi Barat. Pemerataan distribusi uang juga diharapkan mendukung kelancaran transaksi masyarakat, terutama pada puncak kebutuhan uang tunai selama Ramadan dan Idulfitri.

Rekomendasi Berita